Jakarta, Gatra.com – Penyelenggaraan Konferensi Blockchain & Cryptocurrency terbesar didunia, World Blockchain Summit (WBS) resmi digelar mulai kemarin, Kamis (16/7). Dalam sambutan pembukaannya CEO dan Founder Trescon, Mohammed Saleem menyatakan, dalam beberapa waktu belakangan pihaknya telah melakukan identifikasi terkait tren perkembangan Blockchain dan Mata Uang Kripto di wilayah Asia.

Pihaknya juga mengatakan dalam bidang Blockchain dan Mata uang Kripto, kondisi saat ini menuntut para pelaku di sektor tersebut untuk tidak hanya berusaha untuk lebih maju dari kompetitor, tapi juga dapat bertahan dan tidak kolaps di tengan situasi pandemi Covid-19. Oleh karenanya, WBS menghadirkan beberapa Ekonom dan Pakar Blockchain dari berbagai negara untuk memberikan informasi di penyelenggaraan konferensi secara daring ini.

“Bisnis yang tidak berinovasi, tentunya akan mengancam kelangsungan bisnis tersebut. Berbasis pada riset, ada kenaikan yang besar terhadap pasar Blockchain di Wilayah Asia Pasifik. Ini tentu baik untuk beberapa investor dan pelaku bisnis Blockchain. Blockchain dan Mata Uang Kripto nyatanya dapat tumbuh besar di Asia dengan waktu yang relatif singkat,” kata Saleem dalam sambutannya di kegiatan WBS, Kamis (19/7).

Selain itu, Penyelenggaraan WBS juga telah  memiliki reputasi untuk menghadirkan para pembicara ahli dunia, investor dan kripto atau pengusaha aset digital pada penyelenggaraan tahun demi tahun.  Saleem juga mengatakan para ahli dan pakar siap untuk memberikan berbagai informasi bermanfaat terkait Blockchain dan persoalan investasi lainnya.

“Ada Changpeng Zhao, pendiri dan CEO dari platform cryptocurrency terbesar di dunia, Binance. Changpeng Zhao sendiri selama ini dikenal dalam membuat beberapa hal positif terkair prediksi pasar.  Ahli lain yang akan hadir adalah Don Tapscott, CEO The Tapscott Group, Tim Draper, Co-Founder Draper Associates, Roger Ver, CEO –Bitcoin.com, serta Dr Ben Goertzel, CEO dari SingularityNET,” Jelasnya.

Sementara itu, Saleem juga menuturkan penyelenggaraan WBS akan dilakukan secara virtual, karena keadaan di seluruh dunia yang tengah berada dalam situasi pandemi Covid-19. Namun dirinya merasa, hal tersebut tidak akan mempengaruhi antusiasme peserta untuk menggali informasi tentang Blockchain dan Mata Uang Kripto di Kegiatan WBS ini.

“Acara yang diselenggarakan secara virtual adalah peluang bagus bagi semua pihak di industri ini untuk beahu-membahu selama masa-masa sulit ini. Acara yang relatif terjangkau dan mudah diakses adalah hal yang sangat dibutuhkan semua pihak pada kondisi seperti ini,” pungkasnya.


Reporter: Ucha Julistian

Editor: Bernadetta Febriana




Source link