Petrokimia Gresik membuka Program Magang 2021 kerja sama dengan tiga kementerian yang diikuti 188 peserta secara virtual di Gresik, Selasa (12/10). Program itu merupakan amanah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut pembangunan SDM merupakan prioritas utama dalam strategi pembangunan Indonesia. BUMN diminta untuk membangun sinergi bersama stakeholder.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo mengatakan, program magang menggunakan fasilitas Digital Learning Center (DLC). Itu merupakan wadah pembelajaran digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran di berbagai kondisi.

Lewat pola DLC, peserta magang tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri. Mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui platform Virtual Reality dan 360 Plant Facility Learning. “Fasilitas ini juga menjadi solusi bagi mahasiswa magang di masa pandemi Covid-19, karena banyak pembatasan pembelajaran untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Soesilo.

Baca Juga:  Ini Dia Kelebihan dan Kekurangan Virtual Reality

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada tiga program pemagangan yang dilaksanakan pada 2021. Pertama, Magang Vokasi Industri Setara Diploma 1 kerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama dengan Politeknik Akademi Teknologi (ATI) Makassar, Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta.

Program yang menyasar jurusan Teknik Perawatan Mesin Industri serta Program Pemasaran dan Logistik itu diikuti oleh 40 siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur yang menjadi binaan Petrokimia Gresik, dengan periode magang Agustus 2021 hingga Juli 2022.

Kedua, Program Magang Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). MBKM merupakan program baru bagi Petrokimia Gresik yang dimulai tanggal 23 Agustus 2021 hingga 23 Januari 2022 dan diikuti oleh 98 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga:  Facebook Rekrut 10.000 Pegawai untuk Bangun Dunia Virtual di Eropa

Ketiga, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang merupakan kerja sama dengan Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI). PMMB telah berjalan sejak tahun 2019, dan tahun ini diikuti oleh 50 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi di Indonesia. PMMB 2021 dimulai sejak tanggal 23 Agustus hingga 23 Februari 2022.

“Petrokimia Gresik secara aktif menjalin sinergi dengan kementerian dan instansi pendidikan untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM dalam bentuk pemagangan siswa, guru, mahasiswa, serta penelitian bersama,” ujar Soesilo.

Dia berharap program magang yang sudah dilengkapi dengan konsep digital ini dapat meningkatkan pemahaman dan mempercepat penguasaan kompetensi bagi seluruh peserta, sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk terjun di dunia kerja.

Direktur Eksekutif FHCI, Sofyan Rohidi yang hadir di Gresik menilai, Petrokimia Gresik sebagai salah satu anak perusahaan BUMN memiliki antusiasme tinggi dalam menjalankan program PMMB. Secara virtual, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian Perindustrian RI, Restu Yuni Widayati menjelaskan, pengembangan SDM merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri.

Baca Juga:  Facebook Berhenti Jual Headset VR Oculus Go Tahun Ini

“Untuk itu, program vokasi kerja sama dengan Petrokimia Gresk ini merupakan upaya Kementerian Perindustrian membangun SDM sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pokja Microcredential Kemendikbud Ristek, Nurhadi Irbath mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik merupakan satu dari 127 mitra kerja sama MBKM batch 1 yang lulus persyaratan untuk menjalankan program MBKM. Dia berharap Petrokimia Gresik terus menambah kuota peserta magang sehingga semakin banyak lulusan yang kompeten di dunia industri.