TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Tingkat kehadiran calon peserta didik baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tahun ajaran 2020/2020 di SMAN 4 Kota Sukabumi hanya diikuti sekitar 85 persen calon siswa baru, karena terhambat jaringan dan keterbatasan kuota.

Ketua panitian MPLS SMAN 4 Kota Sukabumi, Wawan Nurilhamsyah, menjelaskan berdasarkan keputusan pemerintah daerah terkait MPLS dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih dilaksanakan secara daring.

“Calon siswa peserta didik baru di SMAN 4 Kota Sukabumi ada sebanyak 360 orang, dan semuanya diwajibkan untuk mengikuti pelaksanaan MPLS yang dilaksanakan selama lima hari,” katanya saat ditemui di SMAN 4 Kota Sukabumi, Senin, (13/7/2020).

Dihari pertama MPLS lanjut dia, yang dilakukan secara daring dari 360 calon  peserta didik baru, hanya diikuti sekitar 287 hingga 300 orang siswa.

“Abesensi siswa baru yang tercapai sekitar 85 persen tersebut, karena terganggu masalah jaringan, dan mungkin para siswa memiliki terbatasan kuota internet,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sementara ini para calon perseta didik baru tersebut belum diberikan sejumlah fasilitas kuota internet, karena sampai saat ini masih menglakukan pendataan nomer ponsel yang akan digunakan siswa baru.

“Kami belum memberikan kuota internet karena, masih mematikan nomer ponsel para sisiwa yang nantikan akan diberikan fasilitas untuk menghadapi tahun ajaran baru yang dilakukan secara daring,” katanya

Selain itu, Wawan mengatakan, hingga sampai saat ini pihaknya masih memastikan provider internet yang akan digunakan nantinya untuk para calon siswa kela 10 SMAN 4 Kota Sukabumi.  (*)

Source link