Solopos.com, SOLO — Calon mahasiswa kini bisa kuliah di Universitas Sebelas Maret Surakarta atau UNS Solo melalui jalur Seleksi Mandiri. Sebelumnya, seleksi masuk ke UNS Solo dibuka melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Tahun ini Seleksi Mandiri UNS Solo dilaksanakan melalui empat jalur, yakni Jalur Ujian Tulis (SMJU), Jalur Prestasi (SMJP), Jalur Disabilitas (SMJD), dan Jalur Kemitraan (SMJK).

Dalam siaran pers UNS Solo, Sabtu (25/7/2020) disebutkan untuk SMJU calon mahasiswa diberi dua pilihan. Pilihan itu meliputi menggunakan nilai ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) atau mengikuti ujian tulis UNS berbasis komputer.

Ujian tertulis UNS Solo dengan materi Tes Potensi Skolastik (TPS) ini dilakukan secara daring. Dengan demikian calon mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia dapat mengikuti ujian di tempat masing-masing.

Tren Tambahan Kasus Covid-19 Solo: Suspek Naik Kelas Terkonfirmasi

Sedangkan, untuk menjamin kredibilitas ujian daring tersebut, ujian tulis UNS Solo menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Fitur ini memungkinkan pengawasan dilakukan secara langsung oleh petugas dibantu dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Sementara itu, dalam siaran pers yang ditandatangani Rektor UNS Solo, Jamal Widoho, Sabtu (24/7/2020) itu disebutkan, penyelenggaraan Seleksi Mandiri bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui jalur ini, UNS Solo ingin menjaring para calon mahasiswa yang memiliki potensi tinggi, berprestasi, dan para penyandang disabilitas.

Berdasarkan informasi di laman spmb.uns.ac.id, jadwal seleksi mandiri UNS Solo ini hanya meliputi pendaftaran. Sedangkan, jadwal ujian, wawancara dan pengumuman akan diumumkan di kemudian hari.

Pendaftaran UTBK LTMPT 20 Juli-19 Agustus 2020, Ujian Tulis 1-5 Agustus 2020, SMJK 15 Juni-15 Agustus 2020, SMJP 15 Juni-15 Agustus 2020, dan SMJD 15 Juni-15 Agustus 2020.

Mau Naik Gunung Lawu? Ingat Jangan Melakukan Lima Hal Ini

Source link