TMMD 108 : Warga Desa Reka Ende Rindu Jaringan Internet

POS-KUPANG.COM | ENDE — Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah berlangsung selama Juli 2020 ini.

TMMD ke 108 ini membuka akses jalan dari Desa Reka menuju Desa Wolokota. Sejak Indonesia merdeka belum ada akses jalan dari Desa Reka menuju Desa Wolokota.

Bukan hanya akses jalan saja yang menjadi kerinduan warga. Mereka juga ingin ada jaringan internet di desa mereka.

Minimnya jaringan telekomunikasi berpengaruh terhadap kemajuan daerah tersebut, terutama untuk memperoleh informasi terkini.

Kerinduan warga tersebut disampaikan kepada Satgas Satgas TMMD Kodim 1602 Ende. Demikian rilis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Satgas TMMD ke-108 Kodim 1602, Selasa (14/7/2020).

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Reka Hendrikus Toda mengatakan, selain pembangunan jalan mereka berharap Satgas TMMD ke-108 Kodim 1602/Ende bisa menampung aspirasi dan keluh kesah mereka untuk dapat diteruskan ke pusat secara berjenjang.

“Kami di Reka hanya bisa telepon, untuk informasi yang terupdate dari Kota Kabupaten maupun dari Ibu Kota kami masih kuper, kami pun juga berharap dapat menikmati layanan jaringan internet seperti Video Call dengan keluarga,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika jaringan telekomunikasi tersebut telah tersedia dengan baik, tentunya akan memiliki dampak positif bagi masyarakat.

“Salah satunya peningkatan dan pengembangan ekonomi masyarakat, karena mereka (masyarakat) akan mudah untuk berkomunikasi dengan pihak luar desa reka,” ucapnya.

Kapten Riky Alexander Mesah sebagai Komandan Satuan Kerja Khusus (SKK) mengatakan, menyampaikan Satgas TMMD akan menyampaikan aspirasi dan keluh kesah warga desa Reka secara berjenjang.

Dia jelaskan rangkaian TMMD 108 tidak hanya fisik (pembikaan akses jalan) tetapi juga non fisik, antara lain meliputi pembinaan, pendidikan, pemberdayaan petani dan peternak serta penyuluhan kesehatan.

Dia katakan, mengingat saat ini tengah pandemi Covid-19, Satgas TMMD saat beraktivitas tetap terapkan protokol kesehatan.

“Semua wajib mematuhi protokol kesehatan, melakukan cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun oleh tim kesehatan Satgas TMMD. Pengecekan dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Di bidang peternakan, lanjutnya, Satgas TMMD melakukan penyuntikan vaksin terhadap hewan ternak babi milik warga dan pengolahan pakan ternak.

Dia katakan vaksin ternak babi dilaksanakan agar babi terhindar dari penyakit. Dengan vaksinasi diharapkan ternak milik warga sehat dan aman dari penyakit.

“Dengan vaksin ini diharapkan babi ternak terhindar dari penyakit dan mampu menghasilkan anak babi yang sehat,” katanya.

Kegiatan vaksinasi yang di laksanakan dengan memberikan penyuntikan jenis vaksin B12.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Source link