Harga Saham perusahaan ternama Microsoft dikabarkan merosot.

Hal ini disebabkan oleh pendapatan yang cukup mengecewakan.

Saham perusahaan pembuat windows tersebut jatuh sekitar 3 persen dalam perdagangan pra pasar.

Meskipun sebenarnya laba bersih yang didapatkan melonjak 30 persen pada kuartal Juli hingga September.

Kepala keuangan Amy Hood mengatakan Microsoft berharap dapat meraup pendapatan $39,5 miliar hingga $40,4 miliar untuk kuartal Oktober hingga Desember.

Kisaran itu berada di bawah perkiraan rata-rata Walstreet yaitu sebesar $40,5 miliar, meski itu akan menandai peningkatan dari pendapatan di musim liburan tahun lalu sebesar $36,9 miliar.

Meski demikian, perkiraan tersebut menunjukan lonjakan yang berkelanjutan dalam bisnis Microsoft.

Pendapatan perusahaan teknologi raksasa tersebut naik 12 persen menjadi $37,2 miliar pada kuartal terakhir.

Baca Juga:  Bandara Kecil di Papua Masuk Game "Flight Simulator 2020"

Sebagian besar lonjakan pendapatan di dapat dari layanan Cloud Andalannya Azure sebanyak 48 persen.

CEO Microsoft Satya Nadella dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya akan terus berinovasi.

“kami berinovasi di seluruh rangkaian teknologi modern kami, untuk membantu pelanggan kami di setiap industri,” ucapnya.

Ia menambahkan hal itu dilakukan untuk meningkatkan waktu dalam menilai, meningkatkan ketangkasan, dan mengurangi biaya.***

Source link