Jakarta (ANTARA) – Telkomsel, anak perusahaan Telkom Indonesia, melalui The NextDev Hub bersama Huawei konsisten untuk merangkul penggiat industri kreatif digital di Indonesia dalam rangka memanfaatkan bisnis teknologi komputasi awan atau cloud.

“Melalui kegiatan The NextDev Hub ini, kita semua perlu bergandengan tangan untuk bersama-sama mengatasi permasalahan implementasi cloud di Indonesia, mulai dari belum banyaknya talenta yang tersedia hingga keterbatasan pengetahuan akan cloud,” ujar Manager Cloud Solution Portfolio Management Telkomsel Ficky Y P Sagala dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Ficky, semua pihak saat ini sudah menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital menjadi hal yang perlu untuk dilakukan oleh para pelaku industri, termasuk salah satunya adalah pemanfaatan teknologi cloud.

Teknologi cloud sendiri belum banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan di Tanah Air karena Indonesia masih kekurangan talenta yang memiliki keahlian dalam menjalankan implementasi cloud. Hal tersebut ditambah dengan minimnya pengetahuan akan teknologi cloud yang bisa berdampak pada proses pengambilan keputusan di perusahaan, termasuk kesulitan yang berpotensi dialami oleh korporasi dalam menjalankan manajemen perubahan.

Baca Juga:  Lewat IGC 2020, Telkomsel Jaring 31.442 Penggiat Mobile Game

Maka dari itu, fokus implementasi cloud perlu diarahkan ke segmen enterprise dan institusi pemerintahan. Pada segmen enterprise, teknologi cloud menjadi salah satu elemen yang mampu memperkuat digitalisasi infrastruktur dan operasional perusahaan.

Bahkan, teknologi tersebut juga bisa memberikan peluang bisnis baru bagi korporasi, baik itu secara B2B maupun B2C. Sedangkan implementasi cloud di institusi pemerintahan diperlukan untuk mendorong percepatan penerapan teknologi itu sendiri.

“Telkomsel berharap inisiatif ini mampu memberikan manfaat bagi para peserta untuk memperkuat kontribusi positif bagi kemajuan ekosistem digital di Indonesia, khususnya dalam mendorong implementasi cloud di negeri ini. Kami pun mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengoptimalkan teknologi digital untuk menghadirkan cara-cara baru yang memberikan dampak ekonomis dan sosial positif bagi masyarakat luas,” ujar Ficky.

Baca Juga:  Eksistensi Akuntan di Era Revolusi Industri 4.0 dan Pandemi COVID-19

Sementara itu Senior Consultant Huawei Simon Tsang mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam menerapkan cloud karena sifat geografisnya sebagai negara kepulauan.

“Maka dari itu, teknologi cloud menjadi perlu untuk diangkat oleh The NextDev Hub dalam memberikan pengetahuan lebih lanjut mengenai manfaat implementasi komputasi awan, baik itu bagi perusahaan maupun pemerintahan, sehingga ekosistem cloud akan terbentuk di Indonesia, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem digital secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Simon Tsang.





Source link