Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan orasi ilmiah pada acara puncak penyelenggaraan Dies Natalis ke-60 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), di Gedung JK Center of Technology, Selasa (20/10/2020).

Dalam orasi ilmiahnya, Mentan menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan perguruan tinggi, khususnya bidang teknik. “Kolaborasi ini dibutuhkan dalam melakukan konsolidasi teknologi pertanian yang maju, mandiri dan modern,” tegasnya.

Menurut Mentan, pembangunan pertanian ke depan tidak boleh pada penggunaan teknologi yang stagnan, namun harus menerapkan pertanian digital, artificial intelligence (AI), robotic construction, dan internet of things (IoT).

“Saya minta kepada para dirjen untuk bersinergi dengan Fakultas Teknik Unhas dalam membantu pembangunan laboratorium agar mampu menghasilkan teknologi, bibit unggul dan alat mesin pertanian modern,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syahrul berharap, Fakultas Teknis Unhas dapat mengambil andil terdepan dalam bidang riset dan teknologi untuk kemajuan pertanian yang tangguh dalam menghadapi tantangan dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kontribusi sektor pertanian dalam menyelamatkan perekonomian nasional di era pandemi Covid-19 sangat membanggakan. PDB sektor pertanian merupakan yang tertinggi dan satu-satunya yang selamatkan PDB nasional, begitu juga ekspor pertanian naik dan daya beli pun naik,” lanjut Syahrul.

Melansir data BPS peran sektor pertanian terhadap total PDB mencapai 14 persen dan menyediakan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk. Peningkatan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal II 2020 ini capaian 16,24 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Harus dicatat bahwa riset apapun yang dimiliki sebuah negara dan daerah tanpa teknologi, maka dipastikan tersendat-sendat untuk berkembang lebih cepat. Dan cerita pertanian hari ini, sehebat apapun capaian yang diraih, tak akan mampu berbuat lebih maju ke depan tanpa adanya teknologi. Untuk itu, Fakultas Teknik ini menjadi penting dan bersinergi memajukan pertanian,” tutup Syahrul.

Source link