Maskapai kargo Indonesia yang baru dibentuk, RGA-Black Stone Airlines, mengincar peluang di luar bisnis kargo inti, termasuk merambah layanan pengiriman drone.

Maskapai yang berbasis di Jakarta ini merupakan maskapai ketiga dalam grup Asia Cargo Network, setelah Asia Cargo Airlines dan World Cargo Airlines, yang sebelumnya bernama Tri-MG Airlines dan POS Asia Cargo Express.

Maskapai ini menerima sertifikat operator udara dari regulator Indonesia pada 28 Maret dan meluncurkan penerbangan domestik perdananya dua hari kemudian, terbang dari Jakarta-Kupang-Labuan Bajo.

Maskapai ini mengoperasikan satu kapal barang saat ini, sebuah Boeing 737-300F terdaftar PK-MBS (MSN28200). Menurut data armada Cirium, pesawat pertama kali dikirim ke EasyJet Swiss pada tahun 1997, sebelum beroperasi untuk AirAsia, Citilink Indonesia, serta Merpati. Itu mengalami konversi pada tahun 2014 dan dioperasikan dengan operator Bahraini Texel Air hingga 2021.

Zack Isaak, presiden direktur maskapai kargo, mengatakan maskapai berharap untuk “mengisi celah di pasar domestik Indonesia dengan memberikan solusi untuk kebutuhan transportasi kargo udara lokal”.

Dia menambahkan: “Dengan menggunakan alat intelijen pasar penerbangan dan melalui pengalaman grup dalam jaringan kargo kami yang ada, kami bertujuan untuk meningkatkan rute transportasi khusus yang saat ini belum dimanfaatkan oleh maskapai kargo lokal, sambil membangun rute baru secara regional dengan negara lain dalam waktu dekat.”

Maskapai ini tidak menunjukkan berapa banyak kargo yang ingin diambil.

Namun, pihaknya telah mengungkapkan niat untuk meluncurkan program pelatihan pilot untuk layanan pengiriman drone, area yang diharapkan operator untuk melihat “pertumbuhan eksponensial” dalam waktu dekat.

Isaak menambahkan: “Kami bermaksud untuk mengembangkan potensi pasar ini dan mencapai kemampuan kargo premium, terutama dengan barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap waktu termasuk peralatan medis dan barang darurat.”

Secara terpisah, maskapai juga berharap dapat mengoperasikan penerbangan penumpang pada kuartal ketiga tahun ini, mengoperasikan penerbangan umrah dan haji ke Arab Saudi dengan empat pesawat Airbus A330.

RGA-Black Stone juga berharap untuk meluncurkan penerbangan ke Daratan China, dengan menyatakan bahwa rencana tersebut “saat ini sedang dibahas”.