RMOLBANTEN. Bisnis startup merupakan, bisnis yang baru saja berdiri dan berkembang dengan didukung layanan digital. Bisnis ini masih butuh banyak pendanaan untuk beroperasi dengan kelompok kerja yang minimalis.

Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak bermunculan entrepreneur muda menciptakan bisnis startup yang memiliki inovasi dan kreatifitas tanpa batas.

Nakama Connecting sebagai salah satu mentor yang bergerakan dalam bidang startup memberikan pelatihan atau bootcamp yang bernama ‘Startup Heroes’ di The Breeze BSD, Sabtu (25/7).

Ada 44 perserta yang terpilih mengikuti bootcamp untuk mendapatkan mentoring dari berbagai perusahan startup.

Leader Nakama Connecting, Temmy mengatakan, startup pemula yang terpilih mengikuti bootcamp sudah memiliki prototipe produk yang sudah siap ditawarkan oleh investor.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Wacanakan Bantu Perangkat dan Internet bagi Siswa Miskin Belajar dari Rumah

“Mereka sudah memiliki prototipe produk yang siap dipasarkan. Pelatihan sendiri akan digelar selama satu bulan dan akan diatur menjadi tiga bagian. Akan ada 8 sesi di program tersebut dan dalam waktu satu hari penuh ada 4 orang pemateri yang merupakan pakar dari Sinarmas Land dan Patamar Capital,” tutur Temmy dilokasi, Sabtu (25/7).

Lanjutnya, setiap tim atau kelompok yang terdiri dari 4 hingga 5 orang, didampingi oleh mentor yang akan memberikan mereka masukan hingga membimbing para startup pemula.

“Ada yang sebagai marketing, IT, desain. Jadi, masing-masing orang yang perannya berbeda ini, akan dilatih sesuai dengan kemampuannya,” ujarnya.

Masih kata Temmy, setelah mendapat pelatihan penuh dari para mentor, startup pemula akan dihubungkan dengan investor dan akan diberikan modal hingga ratusan juta.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Wacanakan Bantu Perangkat dan Internet bagi Siswa Miskin Belajar dari Rumah

“Produk dari startup peserta program ini beraneka ragam, mulai dari makanan, kopi, kesehatan, hingga jasa perjalanan. Selain karena biaya pendaftaran terjangkau, sebagian peserta juga ada yang mendapat beasiswa untuk dapat mengikuti program yang total berlangsung selama satu bulan ini,” terang Temmy.

Ia juga menjelaskan, para peserta yang tidak bisa datang untuk mengikuti bootcamp, Nakama Connecting juga menyedoakan pelatihan secara virtual.

“Kita membuat pelatihan secara hybrid, ada peserta yang bisa datang dan ikut langsung, dan ada juga yang ikut secara virtual dari jarak jauh,” tutupnya. [ars]

Source link