Sea Hero Quest

Penyakit Alzheimer menyerang 1 dari 14 orang yang berusia di atas 65 tahun. Penderita Alzheimer bisa dideteksi dengan adanya gangguan ingatan, namun pada fase tersebut, sudah terlambat untuk mencegah atau mengobati.

Sebenarnya tanda-tanda awal Alzheimer adalah orientasi spasial yang kurang baik, dan itulah yang peneliti gunakan untuk mendeteksi penyakit tersebut melalui game yang disebut Sea Hero Quest.

Game ini dikembangkan bersama dengan Deutsche Telekom Jerman dan sejumlah universitas di Eropa.

Pemain akan diberikan misi, yakni memandu kapal melalui peta. Tapi ada yang menarik: Peta akan menghilang seiring waktu. Game kemudian akan mengumpulkan data berdasarkan seberapa efisien pemain menyelesaikan misi mereka.

Tampilan game Sea Hero Quest
Tampilan game Sea Hero Quest

Data yang terkumpul kemudian diolah oleh para peneliti. Mereka mengklaim berdasarkan data, mereka dapat mendeteksi gejala demensia sebelum tanda-tanda klinis.

Gillian Coughlan, salah satu peneliti di tim pengembangan game tersebut mengatakan dalam siaran persnya, “Penelitian menunjukkan kepada kita bahwa otak berubah terkait dengan penyakit seperti Alzheimer, yang dimulai beberapa dekade sebelum gejala seperti kehilangan daya ingat mulai muncul.

“Agar pengobatan Alzheimer di masa depan menjadi efektif, penderita harus diberikan pada fase awal penyakit, sebelum terlalu banyak kerusakan pada otak.”

Dengan hanya bermain game selama dua menit, itu sama dengan lima jam penelitian yang dikumpulkan dari lab.

Sejak game ini dirilis kembali pada tahun 2017, mereka telah berhasil mengumpulkan data, sepadan dengan 17.600 tahun penelitian.

Sebelumnya, game ini hanya tersedia di platform VR, tetapi sekarang Anda dapat mengunduhnya di Android atau iPhone secara gratis dan dapat membantu upaya penelitian ini.