Jakarta –

Tahun ini bukan tahun yang baik bagi Nintendo dalam hal keamanan cyber. Peretasan masif yang menimpanya bahkan sampai membocorkan prototipe game-game jadulnya.

Sedikit kilas balik mengenai peretasan yang menimpa Nintendo, April lalu, ratusan ribu akun Nintendo dibobol. Selanjutnya, kebobolan kedua terjadi, yakni di bulan Mei. Kebocoran kali ini membongkar sejumlah besar source code game-game dan konsol klasik Nintendo.

Hal ini rentan dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab yang menggunakan source code tersebut untuk membangun software yang nantinya bisa saja diklaim sebagai prototipe asli dari sejumlah generasi awal franchise legendaris Nintendo, termasuk di antaranya Super Mario , Star Fox, bahkan Legend of Zelda.

Baca Juga:  Yahoo akan Beri Ganti Rugi Rp5 Juta bagi Korban Peretasan Email

Dikutip dari Slash Gear, game-game ini dirilis Nintendo beberapa dekade lalu saat masih eranya konsol NES dan N64. Nilai dari prototipe ini tentu saja sangat historis.

Prototipe ini juga sekilas memberikan gambaran tentang apa yang bisa dikembangkan dan bahkan beberapa hal yang dihapus dan kemudian digunakan kembali bahkan bertahun-tahun kemudian.

Salah satu contohnya, sebuah karakter di Pulau Yoshi yang digambarkan mirip dengan Donkey Kong 3 yang diluncurkan bertahun-tahun setelahnya. Star Fox 2 juga rupanya punya karakter manusia yang akan menghilang di semesta yang sebagian besar antropomorfik. Ada juga prototipe fitur yang masih dalam pengujian dan untungnya belum sampai tahap final.

[Gambas:Twitter]

Tim pengacara Nintendo mungkin kewalahan untuk menghilangkan semua jejak dari dampak peretasan ini. Tapi yang namanya sudah tersebar di internet, hampir tidak mungkin untuk menghapus semuanya.

Baca Juga:  Bitcoin Senilai Rp 4,1 Miliar Dicegah Masuk ke Dompet Peretas Twitter

Simak Video “Aktivis Ravio Patra Sempat Laporkan Peretasan ke WhatsApp”
[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)

Source link