Lampung77.com – Kantor Gojek di Lampung ditutup sementara pasca-demo pada 5 September 2019. Lalu, bagaimana nasib para driver ojek online tersebut?

Seperti diketahui ribuan driver Gojek melakukan unjuk rasa pada 5 September lalu. Aksi tersebut dilatarbelakangi pemotongan insentif sebesar 50 persen. Gojek pun difasilitasi Dinas perhubungan untuk duduk bersama dengan para mitra pada 6 September 2019.

Head Of Regional Corporate Affairs Wilayah Sumatera Teuku Parvinanda mengungkapkan dari pertemuan tersebut, pihak pemerintah memutuskan agar kedua belah pihak menahan diri selama sepekan hingga pertemuan selanjutnya.

“Bentuk kesepakatan tersebut adalah, Gojek menutup kegiatan operasional di kantor perwakilan di Bandar Lampung. Sedangkan mitra driver tidak akan menjalani order,” kata Teuku, melalui rilis yang diterima Lampung77.com, Kamis (12/9/2019).

Teuku juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Gojek masih tetap menjalankan kesepakatan tersebut. Sementara di lapangan justru ditemukan banyak mitra driver yang tetap menjalani order.

“Kami dapat memahami situasi tersebut, karena tentunya mitra driver tetap harus menjaga pendapatan mereka dengan tetap menjalani order,” ujarnya.

Baca Juga : Ribuan Driver Gojek di Lampung Demo Tuntut Kembalikan Bonus 100%

Menurutnya penutupan kantor Gojek di Lampung tersebut demi menjaga keamanan bersama. Sebab, mediasi yang sempat dilakukan aplikator dan driver tidak menemukan jalan tengah.

Halaman selanjutnya—>>> Tetap Onbid Demi Kebutuhan Keluarga





Source link