Di era Industri 4.0, penerapan teknologi informasi (Information Technology/IT) telah menjadi tuntutan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi dalam proses industri dan bisnis. Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengadopsi sistem IT yang canggih untuk berkompetisi. Ketika masih ada perusahaan yang belum menerapkan sistem itu, mereka akan tertinggal.

Namun, untuk membangun sistem IT yang canggih bukan perkara mudah dan murah. Sebagai solusi, perusahaan bisa memanfaatkan layanan perusahaan pengembang sistem manajemen berbasis data (database management system/DBMS) yang menawarkan berbagai produk dan layanan, seperti technology, server, data base, dan aplication.

Salah satu perusahaan DBMS itu adalah Oracle yang menawarkan software as a service (SaaS). Uniknya ide layanan yang dihadirkan oleh perusahaan ini, seperti aplikasi transportasi online, adalah ketika muncul fitur-fitur baru, otomatis akan muncul dalam layanan SaaS Oracle ini. Konsep SaaS yang ditawarkan oleh Oracle juga seperti itu. Intinya, fitur-fitur akan di-update, ditambah, dan infuse, akan ter-update terus ketika ada teknologi baru.

“Itu karena adanya reguler update,” jelas Iman.

Salah satu produk SaaS unggulan Oracle adalah enterprise resource planning (ERP) Cloud yang mencakup layanan finance, ER, EP, fixed asset, procurement, order management, sourcing, dan supply chain. Suplay chain sendiri cukup banyak hal, mulai dari sourching, warehouse, logistic, transportation, dan termasuk juga budget planing. ERP menjadi salah satu layanan unggulan Oracle, sebab dalam sebuah bisnis kalau berbicara soal aplikasi, muaranya adalah soal keuangan.

“Kalau muaranya parah, ya susah, laporan dan lainnya juga akan sulit. Jadi bisa dibilang, salah satu core aplikasi yang kami fokuskan adalah di ERP,” jelas Iman.

Source link