Saham Apple Inc mengalami aksi jual paling tajam dalam beberapa bulan pada Jumat (10/9/2021) waktu setempat setelah hakim federal memerintahkan perusahaan tersebut mengubah cara pembayaran di App Store miliknya. Hal tersebut merugikan unit bisnis tersebut.

Saham Apple merosot 3,3 persen atau 5,10 poin menjadi 148,97 dolar AS pada Jumat lalu. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 4 Mei 2021.

Dikutip dari Bloomberg, penurunan saham perusahaan menghapus sekitar 85 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.209,3 triliun dari kapitalisasi pasar pembuat iPhone tersebut. Kemerosotan harga saham tersebut membuat Apple mengalami penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan.

Indeks S&P 500 melemah 0,8 persen pada Jumat lalu. Sebagai komponen terbesar di indeks tersebut dengan nilai pasar di atas 2,4 triliun dolar AS, Apple menyumbang sekitar seperempat dari penurunan indeks.

Baca Juga:  Apple Patenkan Keyboard dengan Tombol Bisa Dilepas Sebagai Mouse

Sebelumnya, perseteruan Apple dan Epic Games membuat pengadilan federal di AS memerintahkan Apple melonggarkan aturan pembayaran di App Store. Hakim Pengadilan Distrik AS di Distrik Utara California Yvonne Gonzalez Rogers mengeluarkan perintah Apple tidak bisa lagi melarang pengembangan menyediakan tombol atau tautan ke pembayaran di luar sistem Apple.

Sumber: iNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Mohon masukkan nama anda disini