PitaData.com –  ISP adalah singkatan dari Internet Service Provider (Penyedia Layanan Internet). ISP adalah perusahaan yang menyediakan akses internet kepada pelanggan. Berikut ini penjelasan singkatnya:

Apa itu ISP?

Setiap kali kita terhubung ke internet, koneksi kita dirutekan melalui ISP. Biasanya, ISP disebut sebagai provider (penyedia).

Menurut Encyclopaedia Britannica, ISP adalah perusahaan yang menyediakan koneksi dan layanan internet untuk individu dan organisasi.

Setiap ISP menyediakan layanan yang berbeda-beda kepada pelanggannya. Tidak hanya menyediakan koneksi internet tetapi juga meliputi pemeliharaan dan instalasi.

Melansir Techopedia, ISP biasanya adalah perusahaan kabel atau perusahaan telepon seluler yang menawarkan langganan internet, selain TV atau layanan komunikasi seluler. ISP juga dikenal sebagai Internet Access Provider atau IAP (Penyedia Akses Internet).

Mengutip TechTerms, untuk terhubung ke ISP, kita membutuhkan modem dan akun aktif. Saat menghubungkan modem ke telepon atau kabel outlet di rumah, berarti kita melakukan komunikasi dengan ISP.

ISP memverifikasi akun kita dan memberikan alamat IP ke modem kita. Setelah kita mendapatkan alamat IP, kita akan terhubung ke internet.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Internet yang Harus Anda Ketahui Saat Menggunakannya

Kita juga bisa menggunakan router (berupa perangkat terpisah atau terintegrasi dalam modem) untuk memungkinkan beberapa perangkat sekaligus terhubung ke internet.

Jika beberapa perangkat dirutekan melalui modem yang sama maka akan memiliki alamat IP publik yang sama sesuai yang ditetapkan oleh ISP.

ISP bertindak sebagai hub di internet karena sering terhubung langsung ke tulang punggung internet. Akibat besarnya jumlah lalu lintas yang ditangani, ISP memerlukan koneksi bandwidth tinggi ke internet.

Untuk mencegah gangguan akses internet, ISP harus menambahkan lebih banyak bandwidth ke koneksi tulang punggung internetnya. Caranya dengan meningkatkan jalur yang ada atau menambahkan jalur yang baru.

Mengutip Kiddle, ISP biasanya menawarkan jasa ke area perumahan atau untuk keperluan komersial. Contoh klien ISP adalah kantor, hotel, perpustakaan, rumah, dan lain-lain.

Perusahaan ISP atau IAP biasanya mengenakan biaya untuk memasang koneksi internet dan biaya bulanan untuk pemeliharaan. ISP menawarkan berbagai jenis koneksi seperti dial-up, DSL, melalui kabel serat optik, melalui koneksi televisi kabel, atau nirkabel.

Baca Juga:  Biaya Internet Sekolah Online Mahal, Wakil Wali Kota Depok Klaim Mampu Beri Tunjangan

Melansir Computer Hope, contoh ISP adalah AT&T, CenturyLink, Cox Cable, Google Fiber, Sparklight, Spectrum/Charter Communications, Verizon, Xfinity, Windstream.

Mengutip Kominfo, di Indonesia, penyelenggara jasa internet tergabung dalam organisasi bernama APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet) yang berdiri pada 15 Mei 1996.

Jenis Layanan Internet

Melansir NI Business Info, Jenis koneksi internet yang paling umum meliputi DSL, broadband kabel, broadband serat optik, nirkabel atau broadband Wi-Fi, satelit, mobile broadband, dan leased line khusus.

  • Dial-Up

Internet dial-up menggunakan saluran telepon. Kelemahannya, tidak bisa menggunakan telepon rumah dan internet bersamaan. Dial-up adalah jenis koneksi internet paling lambat.

  • DSL (Digital Subscriber Line)

Layanan DSL menggunakan koneksi broadband, yang jauh lebih cepat daripada dial-up. DSL terhubung ke internet melalui saluran telepon tanpa harus memiliki telepon di rumah. Tidak seperti dial-up, kita bisa menggunakan internet dan saluran telepon bersamaan.

  • Kabel

Layanan kabel terhubung ke internet melalui TV kabel. Layanan ini menggunakan koneksi broadband dan bisa lebih cepat daripada layanan dial-up dan DSL. Namun hanya tersedia jika memiliki TV kabel.

  • Serat Optik

Broadband serat optik adalah jenis broadband berkecepatan tinggi yang menggunakan kabel serat optik. Keunggulannya, lebih baik dalam mentransfer data daripada kabel tembaga standar.

Baca Juga:  Wabah Covid-19, 2.766 Mahasiswa Unpad Dapat Kuota Internet Gratis

Pengguna dapat melakukan semua hal yang disukai di internet dengan lebih cepat, seperti main game online, streaming film dan musik.

  • Sambungan Satelit

Sambungan satelit menggunakan broadband tetapi tidak memerlukan kabel atau saluran telepon. Dengan satelit kita dapat terhubung ke internet melalui satelit yang mengorbit Bumi.

Jenis layanan ini dapat digunakan hampir di mana saja di dunia, tetapi sambungannya dipengaruhi cuaca. Koneksi satelit biasanya lebih lambat dari DSL atau kabel.

  • Mobile Internet

Mobile internet atau internet seluler terhubung secara nirkabel melalui jaringan ISP. Namun, jenis koneksi ini tidak selalu secepat DSL atau kabel.

Kelemahannya, jumlah data yang dapat digunakan terbatas, tidak seperti kebanyakan paket broadband. Saat ini, layanan 3G dan 4G paling umum digunakan dengan ponsel pintar.

Source link