PT FSP menjadi perusahaan software auto trading pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI) pada pasar kripto.

PitaData.com – Sofware auto trading FSP Academy Pro kini hadir di Indonesia.

PT FSP menjadi perusahaan software auto trading pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI) pada pasar kripto.

Chief Executive Officer (CEO) FSP Hendry Susanto mengatakan produknya mengandalkan software auto trading yang membantu masyarakat Indonesia yang ingin menempatkan sebagian dananya di pasar-pasar saham, terutama pasar kripto.

Perusahaan yang meresmikan operasional pertamanya di Gedung New Soho Capital, pada (9/10) optimistis auto trading bakal dilirik pasar Indonesia.

“Software ini dapat membantu para trader untuk bisa melakukan trading dan mendapatkan profit yang konsisten,” ujar Hendry di Jakarta, Kamis (21/10).

Baca Juga:  Alibaba Cloud Gelontorkan Investasi US$283 Juta

Menurut dia, saat ini banyak para client yang mempunyai spare dana lebih dan ingin melakukan trading, tetapi minim bahkan tidak mempunyai skill.

“Kalau tetap melakukan trading dengan minim skill dikhawatirkan ujung-ujungnya akan loss,” kata dia.

Oleh karena itu, software ini memungkinkan orang-orang yang tidak memiliki waktu dan skill yang cukup namun ingin melakukan trading.

Mereka bisa mengandalkan software ini yang dirancang dengan kecerdasan buatan.

“Profitnya konsisten di presentase satu persen per hari,” ujarnya.

Dia menuturkan, FSP baru berdiri pada 8 Juli 2021 dan sukses melakukan trading pertama pada 12 Juli 2021.

“Baru dua bulan beroperasi semua member atau nasabah kami sudah merasakan untung dengan konsisten rata-rata per hari 1 persen. Tentu ini yang perlu digaris bawahi keuntungan satu persen ini. Dan saya kira ini tidak mudah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bitcoin Pulih! Harga Rekor, 3 Pekan Investor Borong Rp 1,3 T

Hendry menambahkan keunggulan lain dari software ini tidak hanya bisa digunakan pada pasar trading seperti valas, tetapi juga komoditi lain.

Namun, kata dia, software FSP fokus utamanya hanya di market kripto dengan klaim software autotrading pertama di Indonesia dengan meta trader yang terkini.

“Bisa kita klaim bahwa FSP ini adalah software pertama di Indonesia dengan platform meta trader,” jelasnya.

Hendry pun menyampaikan FSP di Indonesia memiliki visi dan misi menjadi perusahaan trading software terbaik di Indonesia yang tidak hanya mengandalkan omzet dan profit.

“Lebih dari itu, segi pelayanannya juga, sistem platformnya kita sebisa mungkin memberikan yang terbaik pada nasabah. Misi kami itu My life Is Better than my dream dimana bisa dirasakan oleh seluruh anggota/member Fahrenheit,” tegas Hendry.

Baca Juga:  Fundamental masih kuat, bitcoin punya prospek menarik untuk jangka panjang