BADUNG, iNews.id – Sejumlah sekolah yang masih berada di zona merah Covid-19 di Kabupaten Badung, Bali belum membuka kegiatan belajar di sekolah. Sekolah memberikan kuota internet bagi siswa untuk menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) secara daring dari rumah.

Salah satu yang melakukan MPLS daring yakni SMK Pariwisata Dalung di Kabupaten Badung.

Kepala Sekolah SMK Dalung, Ni Putu Trisnawati mengatakan, pemberian kuota menggandeng sejumlah operator seluler yang mendistribusikan langsung ke siswa dalam bentuk paket data.

“Selama MPLS daring ini berlangsung, siswa tidak boleh keluar dari Zoom. Jadi kami berikan kuota paket internet ini agar tidak ada siswa yang tidak ikut MPLS daring dengan alasan tidak memiliki kuota internet,” katanya.

Baca Juga:  Huawei dianugerahi penghargaan atas kontribusi selama pandemi

Selama pelaksanaan MPLS daring itu, sekolah memberikan sejumlah materi seperti wawasan Wiyata Mandala, video profil sekolah, tata tertib sekolah serta profil para guru dan karyawan sekolah.

Selain itu, sekolah juga menyampaikan berbagai protokol pencegahan penyebaran COVID-19 serta memberikan motivasi kepada siswa untuk tetap dapat belajar secara efektif di rumah masing-masing selama masa pandemi COVID-19.

Dia menambahkan, total ada 252 orang siswa baru yang mengikuti MPLS di SMK Dalung. Uniknya, ada sejumlah siswa yang mengikuti berada di luar Bali.

“Pada MPLS daring ini, ada beberapa siswa yang mengikuti kegiatan dari tempat asalnya yang berada di luar wilayah Bali seperti dari Lampung dan Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga:  Apple Tunda Karyawan Kembali Kerja dari Kantor Imbas Kenaikan Kasus COVID-19

Editor : Reza Yunanto





Source link