PitaData.com — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan AS seperti Apple, Tesla, Starlink, dan Chevron dalam lawatannya ke Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Kemenko Marves, Selasa (19/10), dalam pertemuan itu, perwakilan perusahaan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap berbagai reformasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia.

Luhut juga menyampaikan kabar positif terkait hasil pertemuannya dengan pimpinan Apple di AS.

“Perusahaan teknologi multinasional Apple menyampaikan komitmen rencana pembukaan Apple Developer Academy di berbagai daerah di Indonesia atau merupakan perluasan dari yang saat ini sudah ada di Batam dan BSD,” kata Luhut dalam keterangan Resmi, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:  Sebanyak 2.500 Game Dihapus dari AppStore China, Ini Penyebabnya

Adapun, Apple Developer Academy adalah program pelatihan pembangunan aplikasi dan programming selama 10 bulan yang menyediakan beasiswa penuh, teknologi Apple terbaru, interaksi profesional dengan para ahli dari Apple dan industri terkait, publikasi global pada App Store, dan kesempatan karir di dunia IT.

Bekerjasama dengan institusi lokal terkemuka seperti BINUS University di Jakarta, Universitas Ciputra di Surabaya dan Infinite Learning di Batam, Apple Developer Academy telah menyiapkan siswa untuk pekerjaan-pekerjaan di ekonomi digital dan aplikasi yang berkembang cepat di Indonesia.

Lebih lanjut, Luhut juga bertemu dengan pimpinan Tesla dan Starlink di AS. Pada pertemuan itu, Luhut membahas terkait kelanjutan rencana investasi kedua perusahaan tersebut di Indonesia.

Baca Juga:  Sederet Alasan Mengapa Produk Apple Selalu Diminati

Seperti diberitakan sebelumnya, kabar Tesla hendak menanamkan investasi ke Indonesia telah berembus sejak akhir tahun lalu. Kabar ini muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara dengan Elon Musk melalui telepon pada Desember 2020.

Kemudian harapan tersebut menjadi samar dengan munculnya informasi mengenai Tesla yang hendak membangun pabrik mobil listrik di India.

Namun, ternyata janji investasi Tesla di Indonesia berbeda dengan India. Dalam perkembangannya terungkap bahwa Tesla tidak punya rencana membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.

Pada akhir Januari 2021, Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim bahwa Tesla akan segera menandatangani kontrak investasi di Indonesia pada 2021. Namun, dia tidak secara gamblang menyebutkan kapan hal itu terealisasi.

Baca Juga:  Tombol "Sign In" Apple ID Dicabut dari Game Fortnite, Akun Pemain Terancam Hilang Halaman all