PR CIREBON – Sifat berbohong memang sudah tergolong buruk, tetapi lebih berbahaya bila berakibat fatal untuk dirinya. Inilah yang menimpa remaja 15 tahun asal Tiongkok yang membuat kaget keluarga saat tiba-tiba tidak dapat menggerakkan lengan dan tangan kirinya.

Usut punya usut, Ibunya hanya mengetahui remaja bernama Xiaobin itu belajar dalam kamarnya selama sekolahnya terkena lockdown.

Hanya saja, kenyataannya ia telah berbohong karena hari-harinya lebih banyak dihabiskan untuk bermain game online, tepatnya 22/24 jam nonstop setiap hari bermain dalam satu bulan tersebut.

Baca Juga: Tiongkok Tanggapi Soal Tewasnya ABK Indonesia, Minta Usut Cepat agar Lindungi Kepentingan Kapalnya

Akibatnya, sikap berbohong yang dilakukan Xiaobin memberikan derita tersendiri karena ia pun dilarikan ke salah satu rumah sakit di kota Nanning setelah pingsan di rumah.

Baca Juga:  Patut Dicoba! Daftar 5 Game Ini Dirilis November 2020

Dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Daily Mail, peristiwa tragis yang menimpa Xiaobin pertama kali diungkap Nanning Television.

loading…

Xiaobin sendiri, kini diketahui menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiangbin Guangxi sejak insiden yang membuat sang ibu syok tersebut.

Baca Juga: Tewas Terbunuh di pinggir Tol JORR, Keluarga Editor Metro TV Ungkap Rencana Pernikahan yang Kandas

Adapun dalam keseharian, Xiaobin nampak seperti siswa kelas 9 lainnya yang banyak beraktivitas di rumah selama lockdown sejak Februari lalu.

Kepada media lokal, ibu Xiaobin mengatakan putranya menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar. Sempat ibunya percayai bahwa Xiaobin belajar dan tak macam-macam hingga tak mengira Xiaobin kecanduan video game.

Baca Juga:  Google dan IBM Ungkap Peran Teknologi Cloud Saat Pandemi Corona

Source link