Bursa Efek Shanghai menangguhkan proses debut saham (IPO) Ant Group. Lebih lanjut, Ant Group akhirnya juga memutuskan menunda sementara IPO-nya di Hong Kong. Mengapa dan apakah dampaknya?

Akibatnya, harga saham Alibaba pun turun 34,5 miliar dolar AS (sekitar Rp497,9 triliun), setelah kabar penangguhan perusahaan afiliasinya mengudara. Asal tahu saja, Ant Group masih ‘saudara’ dengan Alibaba.

“Penurunan harga saham bernilai masing-masing 8,1% (New York) dan 6,2% di awal perdagangan Hong Kong,” begitulah informasi yang Warta Ekonomi lansir dari KrAsia, Kamis (5/11/2020).

Sebelumnya, Ant Group sudah menerima lampu hijau dari dua bursa dan berniat melantai di Shanghai pada Kamis ini. Sayangnya, rencana itu berhenti untuk sementara.

Baca Juga:  Masyarakat kudu bijaksana saat harus meminjam di fintech

Bursa Efek Shanghai berujar, “penangguhan IPO terjadi karena Ant Group belum memenuhi peraturan fintech terbaru.”

Selain saham Alibaba, orang terkaya di China, Jack Ma, juga terkena dampak penangguhan itu. Pada Rabu (4/11/2020) waktu setempat, orang terkaya di China itu kehilangan 3 miliar dolar AS (sekitar Rp43,3 triliun).

Asal tahu saja, bulan lalu, pengusaha berusia 56 tahun itu memicu kontroversi ketika berpidato publik, dengan mengatakan, “peraturan yang tidak mentoleransi risiko (itu) menghambat inovasi.”

Source link