Beberapa dekade terakhir, kita bisa melihat lompatan teknologi. Manusia, yang sebelumnya beberapa puluh tahun lalu masih menggunakan komputer berukuran besar dan berat -kini sudah bisa menenteng smartphone dengan performa yang bahkan jauh lebih hebat.

Inovasi teknologi ini juga berpengaruh pada berbagai lini kehidupan manusia. Penggunaan uang kertas yang semakin jarang, konsumsi kertas untuk berbagi informasi yang makin sedikit, dan serta kecepatan pengiriman informasi yang membuat manusia mudah mengetahui apa pun dan di mana pun.

Tapi, di balik perkembangan tersebut, apa saja inovasi yang menjadi batu pijakan bagi pertumbuhan ini? Simak uraian yang sudah dirangkum tim VOI dari berbagai sumber berikut ini.

Smartphone

Jika Anda adalah bagian dari generasi Z, mungkin tidak menemui masa di mana smartphone masih menjadi barang yang mahal. Bahkan, sebelumnya, ponsel berbentuk layar yang bisa disentuh sempat dijadikan impian yang biasanya ada pada film fiksi ilmiah saja.

Padahal, jika merunut lebih jauh, sejarah smartphone ternyata cukup panjang. Secara teknis, smartphone pertama dibuat IBM pada awal tahun 1990-an. Sedangkan smartphone klasik pertama dirilis pada akhir 2000-an.

Kini, smartphone menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Mengisi dan menemani seluruh aktivitas masyarakat. Dan menjadi sesuatu yang wajar dalam pandangan masyarakat.

Mobil Listrik

Selama beberapa tahun terakhir, isu Pemanasan Global menjadi salah satu perhatian besar. Mulai dari pemerintah, perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) turut menyumbang strategi dan opini untuk mengatasi hal ini.

Kini, kendaraan berbahan bakar minyak menjadi penyumbang gas rumah kaca terbesar. Dan di tengah keresahan yang dirasakan masyarakat internasional ini, hadirnya mobil listrik memberi perbedaan besar.

Memang, dari segi konsep, mobil listrik bukanlah produk modern. Merunut sejarah, prototip mobil listrik pertama bahkan ditemukan pada tahun 1800-an. Sampai baru-baru ini, mobil listrik selalu gagal menjadi pusat perhatian.

Mesin Printer 3D

Mesin printer 3D merupakan produk inovatif yang berhasil mewujudkan apa pun yang tidak mungkin ke dalam kenyataan. Perangkat ini mampu mencetak obyek tiga dimensi dengan membangun lapis demi lapis menggunakan metode yang disebut Fused Depositional Modelling (FDM).

Mengapa ini penting? Tentu saja pengaplikasiannya yang meluas. Bahkan, diketahui sejumlah industri sudah mengandalkan mesin cetak ini.

Misal, membuat spare-part produk tertentu, produksi perhiasan, aksesoris, bahkan ada pula perusahaan yang membuat rumah murah menggunakan mesin printer 3F.

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Kecerdasan Buatan saat ini masih jadi bahan diskusi dan debat yang panas. Teknologi ini pada dasarnya mensimulasikan kecerdasan manusia untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan jenis teknologi lainnya.

Meskipun baru ramai dibahas selama beberapa tahun terakhir, gagasan mengenai Kecerdasan Buatan ternyata berusia panjang. Bahkan, mencapai abat 14 SM.

Di masa itu, penyair dan teolog asal Catalan diketahui merancang konsep kasar dari Kecerdasan Buatan. Namun, baru pada tahun 1995 terminologi Artificial Intelligence mulai dipublikasikan.

Publikasi tersebut datang bersamaan dengan penggunaan program komputer AI pertama yang dikembangkan oleh Allen Newell, Herbert Simon, dan Cliff Shaw.

Sumber: VOI

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Mohon masukkan nama anda disini