PIKIRAN RAKYAT – Facebook Inc menyatakan akan mulai memberi tahu pengguna yang telah terlibat dengan unggahan informasi palsu tentang COVID-19.

Hoaks telah sangat meresahkan, dan terus beredar, seperti minum pemutih bisa menyembuhkan virus, hingga jaga jarak tidak akan menghentikan peredaran virus corona.

Raksasa media sosial itu, yang juga memiliki jaringan berbagi foto Instagram dan aplikasi perpesanan WhatsApp.

Mark Zuckerberg mengatakan, telah berjuang untuk mengendalikan sejumlah besar informasi yang keliru seperti pos yang mengatakan jarak fisik tidak akan mengekang penyakit itu.

 Baca Juga: Puluhan Ribu Pekerja di Jabar Terimbas Covid-19, Gelombang PHK Masih Menghantui

Facebook, dilansir Reuters, telah mengambil sikap agresif yang tidak biasanya pada posting virus corona palsu.

Baca Juga:  Teknologi AI Tanpa Pengawasan Mampu Prediksi Kelangsungan Hidup Pasien Covid-19




loading…

 Zuckerberg mengatakan tipuan tentang virus menimbulkan lebih banyak ancaman bagi pengguna daripada kampanye hitam politik, yang umumnya diizinkan.

Facebook mengatakan, telah menghapus ratusan ribu posting palsu yang bisa berbahaya dan pada bulan Maret 2020, dan menampilkan peringatan pada 40 juta klaim meragukan terkait dengan virus, tanpa menghapusnya.

 Baca Juga: Dikira Seekor Burung yang Bertengger di Pohon, Ykb Tembak Anaknya Sendiri hingga Tewas

“Kami juga akan segera mulai menampilkan pesan di News Feed kepada orang-orang yang sebelumnya terlibat dengan informasi yang salah terkait dengan COVID-19 yang sejak itu kami hapus, menghubungkannya dengan informasi yang akurat,” kata Zuckerberg dalam sebuah posting.

Baca Juga:  Fintech Lending Diminta Kucurkan Pinjaman 8.140 UMKM Terdampak Corona





Source link