Sosok yang memimpin pengembangan game Player Unknown’s Battleground (PUBG), Brendan Greene, memutuskan hengkang dari Krafton. Lepas dari studio game yang memproduksi PUBG ini, Greene memilih untuk membuat gamenya sendiri.

Hal itu ia sampaikan melalui sebuah video berdurasi sekitar lima menit yang diunggah melalui akun Twitter dengan handle @PLAYERUNKNOWN.

PLAYERUNKNOWN Productions sendiri adalah studio game anyar yang ia dirikan. Dalam video tersebut, game perdana yang dibuat PLAYERUNKNOWN Productions akan mengusung judul Prologue.

“Prologue adalah langkah pertama kami untuk mewujudkan apa yang kami impikan selama ini, yaitu game dengan lingkungan open world yang interaktif,” ujar Greene dalam video tersebut.

Prologue sendiri sekilas terlihat berbeda dengan PUBG yang melibatkan elemen gameplay peperangan menggunakan senjata. Hanya saja, inti dari kedua game tersebut bisa dibilang sama, yaitu bertahan hidup (survival).

Baca Juga:  Sssttt...Perusahaan Game Asal China Ini Mau Melantai di Bursa AS

Di dalam Prologue, pemain akan berkelana di dunia open world, sembari bertahan hidup di tengah cuaca ekstrem dengan mencari perlindungan, makanan, dan peralatan yang berguna untuk proses eksporasi.

Dunia yang bakal ditelusuri sendiri, apabila melihat video teaser berdurasi 30 detik yang diunggah kanal YouTube resmi studio game tersebut, tampak memiliki kualitas visual yang ciamik.

Uniknya, pencipta PUBG tersebut mengklaim dunia virtual di game ini bakal dibangun menggunakan sistem neural network alias AI, demi menciptakan dunia open world yang luas dan realistis.

PLAYERUNKNOWN Productions Ilustrasi gameplay Prologue.Adapun misi pemain di game Prologue adalah untuk mencapai suatu titik yang ditentukan di dalam peta. Pemain pun dibekali dengan berbagai peralatan yang bisa digunakan untuk mempermudah akses ke tempat tujuan tersebut.

Baca Juga:  Google Chrome Beta 94 Mulai Uji Teknologi untuk Main Game di Browser

Meski gameplay-nya sedikit diumbar, Greene tidak menyebutkan kapan Prologue akan resmi dirilis, begitu juga platform yang bakal disambangi. Yang jelas, ia mengatakan bahwa game ini nantinya bakal mengusung model tech demo.

Artinya, pemain harus mengeluarkan sedikit uang apabila mereka ingin melanjutkan permainan ke tahap selanjutnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari VentureBeat, Rabu (8/9/2021).

Hal ini diterapkan untuk membantu tim pengembang game anyar itu, yang terbilang wajar karena PLAYERUNKNOWN Productions merupakan studio game baru meski Krafton sebenarnya memiliki sedikit saham dari studio game tersebut.

Sumber: Kompas

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Mohon masukkan nama anda disini