Para ilmuwan kini masih bekerja keras untuk menemukan vaksin guna mengatasi penyebaran corona virus deases (covid-19). Meski belum berhasil sepenuhnya, namun beberapa hal sudah didapatkan untuk menekan penyebarannya.

Yang terbaru, para peneliti Inggris berhasil menemukan alat uji cepat untuk melacak infeksi virus corona atau rapid test kit yang hasilnya bisa diketahui hanya dalam waktu 30 menit.

Kelompok ilmuwan ini berasal dari Brunel University London, Lancaster University, dan University of Surrey. Mereka mengkolaborasikan kecerdasan buatan (artificial intelligence), image processing, molecular virology, dan teknologi terapan dalam mengembangkan rapid test kit ini.

Hasil temuan akan mereka hubungkan ke perangkat khusus ke ponsel untuk mendapatkan hasil tes secara langsung. Sehingga, jika ingin mendapatkan hasil tes, tidak perlu ke laboratorium.

Baca Juga:  Facebook hapus grup anti-masker yang sebarkan misinformasi COVID-19

Hasil temuan ini bisa digunakan untuk mereka yang dicurigai terinfeksi virus corona atau pasien positif covid-19 yang merasa kondisinya sudah mulai pulih.

“Sistem cerdas ini juga akan melacak semua orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien dalam 14 hari terakhir, mengingatkan mereka akan bahaya covid-19 dan diberikan saran melalui aplikasi ponsel,” ungkap laporan penelitian tersebut seperti dilansir dari BGR.

Rapid test kit ini berbiaya US$117 atau sekitar Rp2,7 juta (asumsi Rp15.000/US$1) per unit yang dapat memproses hingga enam usapan di hidung atau tenggorokan. Adapun biaya tes US$4,7 atau hanya sekitar Rp71.000 untuk per orang. Namun untuk saat ini, rapid test kit ini belum jelas akan tersedia di negara mana saja.

Baca Juga:  OYO Klaim Okupansi Hotel Mitra Naik 30%, meski Masih Ada Corona

Untuk saat ini, Juru Bicara Pemerintah Indonesia untuk covid-19 Achmad Yurianto berpesan kepada masyarakat untuk melakukan pemantauan secara mandiri terkait dengan covid-19 yang semakin masif menginfeksi masyarakat.

“Lakukan pemantauan diri dan konsultasi dengan tenaga kesehatan tak harus keluar rumah untuk ke puskesmas,” katanya dikutip dari CNBC.

Dia menyebut, saat ini banyak media yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi dengan cara berkonsultasi secara langsung dengan dokter. Ada pula Call Center 119 Extension 9 yang bisa dihubungi untuk bertanya seputar covid-19.