Hari ini Pkl. 18:39 WIB  •  Dilihat 73 kali  •  https://mdn.biz.id/o/114191/

Guru SMP Negeri 29 Datangi Rumah Pelajar yang Tak Punya HP Android untuk Belajar Online

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan (paling kanan) bersama Kepala SMP Negeri 29 Medan, Masraya. (andika syahputra)

Medanbisnisdaily.com-Medan. Kepala SMP Negeri 29 Medan, Masraya, mengungkapkan banyak kendala yang ditemukan selama proses pembelajaran dilakukan secara online akibat pandemi covid-19.

Menurutnya, tidak semua anak didiknya memiliki perangkat atau handphone android guna mendukung proses belajar secara online.

“Yang tak punya hape android, guru atau wali kelasnya yang datang ke rumah murid untuk proses belajar mengajar,” ujar Masraya, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Medan, Adlan beserta jajaran di SMP Negeri 29, Jalan Benteng Hulu, Medan, (28/7/2020).

Baca Juga:  Pakar UGM Sebut Kecanduan Internet & Game Online Jadi Masalah Mental saat Pandemi

Masraya, mengatakan jumlah siswa yang tidak memiliki perangkat untuk belajar secara online tidak lah banyak.

Sejauh ini, kata dia, belum ada kebijakan dari pemerintah terkait pemberian paket internet kepada peserta didik selama untuk belajar online.

“Tapi kalau ada orang yang minta, karena memang tidak mampu, akan kita berikan. Sejauh ini belum ada,” imbuhnya.

Untuk guru, lanjut dia, melakukan pembelajaran dari sekolah. Sebab, sekolah telah menyediakan jaringan internet agar bisa dipergunakan.

Meksi begitu, ia berharap belajar mengajar dapat dilakukan secara tatap muka. Masraya beranggapan belajar secara online tidak efektif.

“Semoga pandemi ini bisa berakhir, agar belajar bisa dilakukan tatap muka,” ucapnya.

Baca Juga:  Biaya Ongkir Jadi Kunci Startup Kuliner Menang Bersaing

Kepala Dinas Pendidikan Medan, Adlan, meminta kepada pihak sekolah untuk terus memantau peserta didiknya yang melakukan pembelajaran secara online.

“Anak-anak harus dapat perhatian lebih, kita akui belajar online ini tidak efektif,” ucap kandidat doktor dari UIN Sumut ini.

Dinas Pendidikan, lanjut dia, masih berupaya untuk menemukan metode belajar yang efektif selama pembelajaran dilakukan secara online.

Source link