AKURAT.CO, Google telah meluncurkan Penerjemah Hieroglif berbasis AI bernama Fabricius, yang menggunakan pembelajaran mesin untuk memecahkan kode bahasa Mesir kuno.

Fitur ini telah ditambahkan ke aplikasi Seni & Budaya. Ini juga memungkinkan pengguna untuk menerjemahkan kata dan emoji mereka sendiri ke dalam hieroglif yang dapat dibagikan.

Google mengatakan Fabricius adalah alat pertama yang dilatih melalui pembelajaran mesin “untuk memahami apa itu hieroglif”.

baca juga:

Secara teori, itu akan meningkat seiring waktu karena lebih banyak orang menggunakannya.

Versi desktop Fabricius juga ditawarkan kepada ahli Mesir, antropologi, dan sejarawan profesional, untuk mendukung penelitian mereka.

“Meskipun mengesankan, itu belum sampai menggantikan kebutuhan akan ahli yang sangat terlatih dalam membaca prasasti kuno,” komentar Dr Roland Enmarch, seorang dosen senior di Egyptology, di University of Liverpool dilansir dari BBC, Rabu (15/7/2020).

“Masih ada beberapa kendala yang sangat besar untuk membaca hieroglif, karena mereka dibuat dengan tangan dan sangat bervariasi dari waktu ke waktu,” pungkasnya.



Source link