SEMARANG, suaramerdeka.com – Gojek Semarang memperkenalkan inisiatif J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi mitra dan pelanggan di tengah pandemi global covid-19, di Balai Kota Semarang, Rabu (15/7). J3K ini berisi protokol kesehatan mulai dari menjaga kesehatan dan kebersihan di mitra UMKM GoFood serta dukungan kuliner bersih dan sehat kepada UMKM Pujasera Simpang Lima.

Untuk driver GoRide juga dilengkapi dengan sekat pelindung yang berfungsi meminimalisir penyebaran virus melalui droplet. Serta GoCar yang selama ini telah dilengkapi sekat dan dipasangkan pada armada akan secara terus dilakukan bertahap.

Gojek pun mewajibkan mitra driver untuk rutin melakukan pengecekan suhu tubuh serta melakukan desinfektan kendaraan, pendistribusian masker, hairnet, tissue dan hand sanitizer di enam titik Posko Aman J3K di kota Semarang yakni di Kantor Gojek, di Kantor Koramil 03 Semarang Timur, Koramil 05 Banyumanik, Koramil 11 Pedurungan, Simpanglima dan di depan gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Saiful Bahtiar, Head of Government Relations Gojek Central Java mengatakan, Gojek terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama, yaitu kesehatan, kebersihan, dan keamanan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman ke mitra juga pelanggan.

“Memperkuat pelayanan di masa pandemi dan inisiatif ini mempunyai standar pelayanan sesuai protokol kesehatan yang merujuk pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI dan Badan Kesehatan Dunia (WHO),” katanya.

Bahkan aplikasi Gojek juga yang pertama  yang bisa menginformasikan suhu tubuh mitra driver.

“Jadi jika memesan GoFood, GoRide, GoCar tidak usah khawatir bahwa mitra-mitra kami sudah melakukan verifikasi suhu tubuh setiap saat, dan ini aplikator pertama di Indonesia yang melakukan hal ini,” jelasnya.

Dengan inisiatif ini, Gojek berharap dapat membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19.

Sementara itu Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi apa yang telah dilakukan Gojek. Karena menurutnya di masa Pandemi Covid-19 yang harus diperhatikan adalah bagaimana tetap menumbuhkan perekonomian dengan tetap menjaga kesehatan.

“Maka apa yang sudah dilakukan Gojek ini merupakan suatu terobosan inovasi melihat pandemi ekonomi harus banyak perusahaan-perusahaan lebih kreatif,” jelasnya.

Dengan J3K ini, lanjut Hendrar, ada sebuah kepastian nyaman, aman dan sehat yang diharapkan bisa mendongkrak laju kepercayaan masyarakat Kota Semarang untuk bisa memakai Gojek yang akhirnya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.

Source link