Liputan6.com, Jakarta Gadget menjadi perangkat elektronik yang banyak dimanfaatkan bukan sekadar untuk berkomunikasi saja. Lebih dari itu, gadget memudahkan kita untuk melakukan sejumlah transaksi online dengan efektif dan efisien. 

Tapi sayangnya, nggak banyak orang yang menyadari bahwa gadget seperti ipad, PC, laptop, ponsel dan gawai lainnya menjadi ‘rumah’ dari puluhan ribu bakteri dan berisiko menyebabkan penularan penyakit. Hal itu dibuktikan oleh peneliti asal Inggris bernama Julian. 

Dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Applied Microbiology pada Juli 2015 mengungkapkan, kuman paling banyak bersarang di ponsel yang sehari-hari kita pakai untuk berkomunikasi. 

Bahkan fakta mengerikannya lagi, ponsel mengandung bakteri 18 kali lebih banyak dari pada pegangan flash di toilet. Proporta, salah satu perusahaan kasing antimikroba juga menegaskan bahwa ponsel rata-rata memiliki 25.127 kuman per inci persegi. 

Baca Juga:  Fintech DANA Raih 80 Juta Pengguna, Terdongkrak Milenial dan Gen Z

Dengan banyaknya kuman tersebut, artinya risiko penularan patogen atau mikroorganisme parasit dari benda mati atau gadget itu relatif tinggi. 

“Jadi jika kamu menggunakan ponsel yang memiliki banyak virus sebanyak 30 persen akan masuk ke ujung jari. Pada gilirannya jumlah kuman itu akan berpindah dari jari ke mata, mulut, atau hidung,” jelas Julian seperti dikutip laman Seattle Times. 

Meski demikian, tak ada yang bisa memastikan berapa banyak orang yang sakit akibat gadget yang berpindah tangan dari satu orang ke orang lain. 

Lalu apa yang harus kita lakukan biar nggak gampang tertular penyakit dari gadget? Caranya sederhana banget, hanya saja butuh komitmen untuk membiasakan diri dalam menjaga kebersihannya. Yuk mulai #BikinJadiBiasa dengan cara ini:

Baca Juga:  Masuk Babak Final, Ini Para Finalis Kreatif Lokal Award 2020



Source link