PitaData.com, Jakarta – Facebook mengumumkan telah membentuk tim yang akan mempelajari algoritma yang mungkin bias rasial yang ada di layanannya dan di Instagram.

Langkah tersebut merupakan pengakuan signifikan Facebook, bahwa algoritma yang menggerakan kedua medsos favorit ini dapat bersifat diskriminatif.

Dalam laporan The Wall Street Journal, disebutkan Instagram akan membuat “tim ekuitas” yang bertugas menganalisis penegakan kebijakan pelecehan sekaligus mempelajari algoritma bias rasial.

Mengutip Recode Vox, Jumat (24/7/2020), juru bicara Facebook Stephanie Otway mengatakan, tim itu akan bekerja bersama dengan tim AI Facebook untuk mempelajari bias. Facebook juga akan membuat tim ekuitas serupa Instagram.

Lebih lanjut, Otway menekankan bahwa inisiatif ini masih dalam tahap awal. Ia juga menyebut, tim baru akan bertugas meninjau sejumlah isu yang memarginalkan sebagian kelompok, termasuk di Instagram.

Baca Juga:  Apple Tunda Karyawan Kembali Kerja dari Kantor Imbas Kenaikan Kasus COVID-19

Sebagai contoh, ia menyebut, perusahaan bisa saja mendapatkan alat yang berfokus untuk mendukung bisnis milik minoritas.

Sementara itu, Wakil Presiden Produk Instagram Vishal Shah mengatakan, gerakan keadilan rasial merupakan momen yang sangat penting bagi perusahaan.

“Setiap bias dalam sistem dan kebijakan kami bertentangan dengan ide untuk menyediakan platform ekspresi diri bagi semua orang,” kata Shah.

Source link