Facebook telah mengambil langkah lebih lanjut dalam rencananya untuk menyatukan Messenger, WhatsApp, dan Instagram menjadi satu aplikasi. Diharapkan nantinya bisa menjadi pesaing iMessage, sebagai pilihan aplikasi kirim pesan satu atap yang nyaman.

Rencana ini sudah terdengar sejak bulan Januari lalu, dimana Facebook beencana menggabungkan layanan kirim pesan mereka dengan aplikasi yang sudah mereka akuisisi sebelumnya, yakni WhatsApp dan Instagram. Dan pihak Facebook juga sudah mengkonfirmasi laporan ini.

Sebulan kemudian, CEO Mark Zuckerberg mengkonfirmasi via telpon bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sedang “dipertimbangkan” oleh perusahaanya, tetapi tidak akan rilis pada tahun ini.

Pengembang Jane Manchun Wong memeriksa fitur-fitur yang ditawarkan, dan melihat tanda-tanda bahwa Facebook sudah siap untuk meluncurkan aplikasi ini.

Apa yang ditemukan Wong mendukung informasi sebelumnya tentang bagaimana aplikasi ini akan bekerja: akan ada ikon terpisah untuk layanan olah pesan ini, tetapi semuanya akan saling bertautan dalam satu sistem. Dalam kasus ini, membuka aplikasi Messenger akan membuka aplikasi Facebook dalam mode chat.

Wong mengatakan bahwa segala sesuatunya tampak masih pada tahap yang relatif awal.

Untuk saat ini, bagian “Chat” yang baru ini tampaknya hanya berisi fungsi-fungsi chat dasar. Untuk memberikan reaksi pesan, melakukan panggilan, mengirim foto, dll, Anda masih harus membuka aplikasi Messenger.

Tangkapan layarnya juga menunjukkan bahwa Facebook sedang mempersiapkan aplikasi Facebook untuk memiliki penampilan didominasi warna putih yang mirip dengan aplikasi Messaging, menghilangkan tema biru yang kuat, warna yang lama dikaitkan dengan jejaring sosial.