Facebook kembali mengakuisisi perusahaan yang dianggap bisa mendukung bisnisnya. Kini, raksasa jejaring sosial itu mencaplok Beat Games, studio game virtual reality (VR) yang menciptakan game populer Beat Saber.

Tidak disebutkan berapa nilai yang harus ditebus Facebook untuk meminang Beat Games.

Meski diakuisisi, markas Beat Games yang berlokasi di Praha, Ceko, masih akan beroperasi seperti biasa. Hanya saja perusahaan kini berada di bawah naungan Oculus Studios, divisi Facebook yang menangani aneka game VR.

Director of Content Oculus Facebook, Mike Verdu mengatakan alasan dibalik akuisisi Beat Games tak lain karena studio game ini terbukti memiliki potensi untuk mengembangkan game VR mereka lebih lanjut.

Baca Juga:  Facebook berencana meluncurkan layanan pesan terpadu untuk menyaingi iMessages

“Beat Games akan dapat berakselerasi, menambahkan lebih banyak musik dan lebih banyak fitur menarik ke Beat Saber serta membawa game ini ke lebih banyak orang,” kata Verdu sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Blog Oculus, Kamis (28/11/2019).

Untuk nasib game Beat Saber sendiri, Verdu memastikan pihaknya bakal tetap menambah aneka konten baru, seperti mode bermain 360 derajat, berikut dukungan untuk memainkan beragam mod.

Ia juga memastikan bakal terus mendukung komunitas pembuat mod. Namun, Verdu akan menolak mod ilegal yang melanggar hak cipta dan kebijakan yang dibuat oleh Facebook.

Baca Juga:  Virtual Reality: Sebuah Upaya Membuat Dunia Imajinasi Terasa Nyata

Sebagai informasi, Beat Saber adalah game VR di mana pemain memiliki misi untuk menebas beragam balok yang menghampiri mereka dengan dua buah pedang neon (lightsaber) sembari diiringi irama musik.

Game VR futuristik bernuansa musik ini bisa dimainkan di PS4 (PSVR), Microsoft Windows (SteamVR, Oculus), dan Oculus Quest.

Source link