PitaData.com, Las Vegas – Amazon Web Services (AWS) adalah salah satu perusahaan penyedia platform cloud computing terbesar di dunia. Ketimbang merasa terintimidasi, AWS justru lebih fokus mengembangkan inovasi baru untuk konsumennya.

Head of Southeast Asia AWS, Nick Walton, menilai AWS lebih maju daripada para kompetitornya. Menurutnya, perusahaan-perusahaan teknologi besar yang lain mencoba untuk membuat apa yang telah dilakukan AWS dalam 10 tahun terakhir.

“Kami tidak kaget ketika melihat yang lain mencoba melakukan apa yang kami lakukan dalam 10 tahun terakhir ini. Kami akan terus melanjutkan pekerjaan kami, seperti yang dilihat pagi ini, kami punya banyak services (baru AWS). Kami akan terus berinovasi,” jelasnya pada sesi wawancara AWS re:Invent 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga:  Alibaba Janji Dorong Daya Saing Pekerja Indonesia Lewat Dua Cara

Kehadiran para pesaingnya itu, kata Walton, justru memberikan keuntungan kepada para konsumen. Mereka memiliki banyak pilihan yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhannya.

Kendati demikian, Walton menegaskan, AWS memiliki serangkaian keunggulan yang dapat menarik minat para konsumen baik dari kalangan startup atau perusahaan besar. Dukungan mitra dan pengalaman konsumen yang puas dengan layanan AWS dinilai menjadi keunggulan layanannya.

Walton sadar, persaingan di dalam industri tidak bisa dihindari. Namun, mengingat rekam jejaknya sebagai sebuah perusahaan sukses selama ini, AWS optimistis tidak akan gugur di dalam persaingan jika terus berinovasi. Perusahaan juga tidak akan lengah dengan persaingan yang ada sekarang.

“Kami peduli dengan kompetisi itu. Kami tidak naif seperti menyanggah adanya kompetisi. Amazon telah menghadirkan berbagai layanan untuk konsumen dan kami akan terus melakukan itu,” ungkap Walton.

Baca Juga:  Data Penumpang Lion Air Bocor, Server Amazon Diklaim Tetap Aman Halaman all

 

Source link