Mungkin kita tak menyadari betapa banyak peran Artificial Intelligence (AI) dalam keseharian kita saat ini.

Saat berpikir tentang AI, mungkin yang muncul di benak kita adalah film-film bergenre sci-fi, seperti Star Wars, Terminator, atau iRobot. Istilah machine learning bagi masyarakat awam dipandang sebagai hal yang futuristik, imajinatif, dan tidak nyata.

Padahal contoh penerapan AI saat ini bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan peranan AI atau kecerdasan buatan dalam kehidupan kita sudah dimulai sejak kita bangun tidur.

Inilah contoh penerapan AI dalam kehidupan kita:

1.Membuka ponsel

Salah satu hal pertama yang dilakukan banyak orang di pagi hari adalah membuka ponselnya. Ketika membuka smartphone dengan biometrik, seperti face ID, kita sedang memanfaatkan AI.

Apple FaceID, misalnya, bekerja dengan menempatkan 30.000 titik inframerah yang tak terlihat pada wajah kita dan merekam image dari wajah kita. Kemudian Face ID akan menggunakan algoritme machine learning untuk membandingkan hasil pemindaian itu dengan data tentang wajah kita yang sudah disimpan sebelumnya.  Hasil perbandingan ini digunakan Face ID untuk mengizinkan ponsel untuk dibuka atau tidak. Apple mengklaim bahwa peluang seseorang bisa mengelabui Face ID adalah satu di antara satu juta.

2.Media Sosial

Hal pertama yang kerap kita lakukan di ponsel adalah memeriksa update media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.

Baca Juga:  Qualcomm Kenalkan Platform Drone Otonom Berbasis 5G Pertama di Dunia

Di sini AI bekerja mempersonalisasi feed pengguna medsos, memberikan friend suggestion, mengidentifikasi dan melakukan filtering terhadap berita bohong, dan mencegah cyberbullying.

3.Mengirim surel

Kegiatan ini dilakukan banyak orang setiap hari, sekalipun hanya satu pesan yang dikirim. Saat kita menulis pesan, lalu kita menggunakan tool seperti Grammarly atau kita menghidupkan fitur spell checking, kita sedang memanfaatkan AI dan natural language processing.

Contoh penerapan AI lainnya dalam aktivitas ini adalah smart reply di Gmail. Fitur ini akan menawarkan frasa-frasa pendek untuk menjawab email, misalnya “Thank you for your response”, hanya dengan mengeklik tombol satu kali.

Google juga menggunakan AI untuk memastikan hampir semua pesan yang masuk adalah asli. AI akan menyortir dan memilah pesan ke folder yang sesuai, termasuk pesan yang ditandai sebagai spam.

4.Melakukan pencarian di web

Rasanya tiada hari tanpa melakukan pencarian di web. Search engine tidak mungkin memindai semua yang ada di internet dan menyajikan hasilnya ke pengguna tanpa bantuan AI.

Dalam aktivitas ini, mesin pencari, seperti Google, dibekali kemampuan predictive search. Saat kita mengetikkan apa yang akan kita cari, Google serta merta memberikan rekomendasi sehingga akan memudahkan kita melakukan pencarian. Ada peran AI di sana

Atau saat kita melakukan pencarian, ada iklan yang terus menerus muncul. Nah kemampuan ini juga dimungkinkan oleh AI dan search history. AI akan mempersonalisasi hasil pencarian agar pengguna memperoleh hasil yang menurut algoritme akan sesuai kebutuhan pengguna.

Baca Juga:  AI Ditakutkan Bisa Jadi Terminator atau Ultron

5.Digital voice assistant

Saat ini, menggunakan digital voice assistant untuk mencari alamat, mengetahui keadaan cuaca, atau mencari informasi bukan hal baru. Tool semacam Siri, Alexa, Google Home, dan Cortana menggunakan natural language processing dan generator yang ditenagai AI untuk menyajikan jawaban bagi pengguna.

6.Berangkat kerja dan bepergian

Google map dan aplikasi perjalanan lainnya menggunakan AI untuk memantau kondisi lalu lintas sehingga pengguna dapat mengetahui kondisi real time dari lalu lintas dan cuaca saat itu. Pengguna juga akan memperoleh saran untuk menghindari kemacetan.

AI juga kini mendukung teknologi driver-assist yang ditanamkan pada kendaraan-kendaraan masa kini.

7.Berbelanja

Para peritel online memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat rekomendasi produk. AI akan mengumpulkan informasi terkait preferensi dan kebiasaan membeli konsumen. Kemudian AI akan mempersonalisasi pengalaman belanja konsumen dengan menawarkan produk-produk baru sesuai kebiasaan dan preferensinya.

8.Menikmati hiburan

Layanan streaming musik dan video on demand juga menawarkan rekomendasi berbasis AI. Penyedia layanan hiburan memadukan AI dan data kebiasaan serta preferensi musik atau film pengguna untuk menawarkan misalnya rilis terbaru atau musik/film favorit.

Baca Juga:  Alia: Aplikasi Manajemen Keuangan Berbasis AI untuk Generasi Muda

Dengan memasukkan faktor cuaca dan waktu tertentu, layanan seperti Google Play dan Spotify dapat menyajikan musik yang dapat membangkitkan mood untuk beraktivitas. Misalnya, pengguna akan ditawarkan playlist dengan genre dance di hari Jumat malam atau musik akustik yang lembut saat cuaca mendung.

9.Bermain gim

Kecerdasan buatan dan machine learning sudah sejak lama berperan di bidang video gaming, terutama untuk meningkatkan diri dan menyajikan pengalaman yang menantang kepada para gamer.

Video game disebut sebagai contoh terbaik penerapan AI dalam kegiatan sehari-hari. Hal-hal berikut adalah bagaimana AI dinikmati oleh para gamer:

  • Non-Playable Characters (NPC) yang dikontrol AI akan bereaksi secara dinamis terhadap tindakan yang dilakukan player.
  • Procedural Content Generation yang ditenagai machine learning akan secara otomatis membuat game environment baru.
  • Player-experience modeling untuk melakukan balancing dinamis terhadap tingkat kesulitan gameplay berdasarkan skill si pemain.

10.Aktivitas banking

Bank memanfaatkan Artificial Intelligence untuk berbagai hal di sistemnya. AI ada di balik layar ketika nasabah memperoleh alert karena saldonya kurang. Atau saat nasabah membeli barang menggunakan kartu kredit. AI akan melakukan verifikasi terhadap pembelian itu untuk menentukan apakah transaksi itu “normal” sehingga sistem akan memberikan validasi atau menolak transaksi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penggunaan kartu kredit oleh orang yang tidak berhak.