Zoom Video Communications memasuki tahun kelima. Perombakan platform pun dilakukan secara besar-besaran.

Dari video ke pusat kontak, kolaborasi papan tulis, dan teknologi yang disebut Zoom Rooms Smart Gallery akan hadir lebih elegan.

Ini bertujuan untuk menjembatani ruang konferensi dan kesenjangan pekerja jarak jauh.

CEO Zoom Eric Yuan, mengatakan perusahaan telah merilis ratusan fitur baru.

Nantinya akan banyak alat brainstorming visual dan kecerdasan buatan yang dapat dinikmati.

Beberapa inovasi baru yang ditawarkan Zoom di bidang solusi panggilan video yakni Video Engagement Center (VEC).

VEC adalah sebuah pusat kontak video yang memungkinkan pelanggan perusahaan terhubung secara cerdas dengan pakar CSR.

Dari perspektif platform, VEC adalah pengembangan yang paling menarik.

Zoom VEC akan memanfaatkan investasi pusat kontak yang ada untuk menghubungkan para ahli dengan pelanggan guna memecahkan masalah.

Zoom VEC juga akan fokus pada industri tertentu, tetapi yang menarik adalah layanan pelanggan dapat menjadi lebih interaktif dan efektif dengan video.

Baca Juga:  4 Tanda Android Terserang Malware, Ini Cara Mencegahnya

Zoom VEC menyertakan template, alur kerja multisaluran, dan AI untuk mengoptimalkan dan mengotomatiskan proses.

Template video yang dioptimalkan terhubung ke sistem perekaman dan menambahkan alur kerja untuk penjadwalan.

Termasuk pengingat janji temu, ruang tunggu, percakapan langsung melalui video, perekaman, dan tindak lanjut.

Kepala UCaaS Zoom Heidi Elmore menambahkan penggunaan video di pusat kontak memperluas siapa yang dapat dianggap sebagai agen.

Zoom VEC hadir dalam versi beta dan baru dapat dinikmati tahun 2022. Zoom VEC dirancang untuk berjalan bersama dengan investasi pusat kontak yang ada.

Berikut ini tampilan Zoom VEC yang tengah dikembangkan:

  1. Zoom VEC adalah bagian dari portofolio yang dapat dinaiki bersama Zoom Phone, yaitu mendapatkan Zoom Phone Video Voicemails.
  2. Pesan suara video memungkinkan kemampuan untuk meninggalkan pesan video untuk rekan kerja di kotak masuk pesan suara.
  3. Di depan rapat, Zoom menawarkan beberapa pembaruan yang bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah pekerjaan hybrid yang umum. Misalnya, Zoom Whiteboard dirancang untuk menjadi kanvas digital yang dapat digunakan secara real-time dan asinkron. Pengalaman ini dirancang agar mirip dengan sesi tatap muka.
  4. Zoom Whiteboard juga akan terintegrasi dengan Oculus Horizon Workrooms. Horizon Workrooms dikirimkan pada awal tahun 2022 dan Zoom Whiteboard dan Zoom Meetings akan terintegrasi.
  5. Zoom Rooms Smart Gallery memberi peserta rapat ruang konferensi bingkai kamera mereka sendiri. Umpan individu peserta ini mendapatkan pijakan yang sama dengan karyawan jarak jauh. Dalam sebuah demo, Zoom Rooms Smart Gallery mampu meminimalisasi getaran. Getaran teredupsi dalam layar baik itu saat berada di ruangan maupun jarak jauh dalam posisi panggilan hybrid.
Baca Juga:  Rilis Samsung Galaxy S21 Makin Dekat, Bocoran Ungkap Kamera Baru

Pembaruan platform Zoom lainnya:

  1. Zoom Chat akan mendapatkan integrasi office suite dan penyimpanan cloud dengan Microsoft Sharepoint dan Box. Zoom Chat juga akan mendapatkan pemformatan teks kaya dan catatan pribadi khusus.
  2. Rapat Zoom akan mendapatkan terjemahan dan transkripsi langsung secara real-time dengan dukungan untuk berbagai bahasa pada tahun 2022.
  3. Alat Hot Desking untuk Zoom yang memungkinkan karyawan memesan agenda dan mengautentikasi kegiatan Zoom sebelum acara dengan menggunakan ponsel.
  4. Peningkatan keamanan termasuk kemampuan untuk menyediakan dan mengelola kunci enkripsi.
  5. Aplikasi Zoom akan terintegrasi di seluruh platform termasuk aplikasi Zoom untuk Webinar dan Aplikasi Zoom untuk Seluler.
  6. Zoom Widget akan menawarkan jadwal sekilas sehingga pengguna dapat mengatur waktu.
Baca Juga:  Kolaborasi Pinhome dan Bank Mandiri, Luncurkan Aplikasi Rumah Idamanku

Seperti diketahui Zoom menjadi pemimpin dalam ruang solusi video sejak percepatan solusi panggilan video dan alur kerja hybrid jarak jauh selama Covid-19.

Zoom dinilai matang dalam banyak hal termasuk keamanan dan privasi, sejak menjadi sorotan di awal pandemi.

Ini setelah Zoom diberondong kritik tajam terkait data diri, keamanan fitur yang terus dibenahi dengan cermat.***

Sumber: Tenggamus Pikiran Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Mohon masukkan nama anda disini