Wabah virus COVID-19 mengubah cara orang menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk saat membeli kendaraan. Jika dahulu hal itu dilakukan dengan cara datang langsung ke diler, maka sejak pembatasan sosial berskala besar mulai beralih ke dunia digital.

Bahkan Honda Indonesia mengaku, hingga Juni kemarin penjualan kendaraan mereka yang dilakukan secara online jumlahnya mencapai 50 persen dari total unit yang laku. Hal ini membuktikan, ada pergeseran cara konsumen dalam hal membeli mobil.

Model Brio mendominasi penjualan di bulan tersebut, dengan persentase 52 persen dari seluruh unit yang terjual. Total All New Brio yang laku pada bulan tersebut, yakni 1.314 unit.

Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan bahwa Brio menjadi bintang karena efek dari pandemi.

“Banyak orang yang khawatir jika harus bepergian dengan transportasi umum, jadi mereka lebih memilih menggunakan mobil pribadi,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Kamis 30 Juli 2020.

Selain Brio, model Honda lainnya yakni HR-V terjual sebanyak 343 unit pada Juni lalu, Jazz sebesar 293 unit, CR-V sebanyak 192 unit, dan Mobilio 164 unit. Diikuti oleh BR-V 66 unit, Civic Hatchback 52 unit, Civic Sedan 26 unit, Accord 20 unit, City sebanyak 14 unit, dan Odyssey sebanyak 4 unit.

Ketika ditanya mengenai cara pembayaran yang dipilih oleh konsumen, Billy menjelaskan bahwa lembaga pembiayaan saat ini sudah lebih meringankan pembelian dengan kredit. Hal itu juga yang berdampak pada meningkatnya angka penjualan.

Ketika ditanya soal tren pembayaran dengan mata uang digital yang saat ini sedang marak diperbincangkan, Billy mengaku bahwa perusahaannya tidak menerapkan sistem pembayaran itu.

“Pembelian dengan Bitcoin tidak ada. Tapi, pemesanan dan pembelian lewat layanan e-commerce ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Mata Uang Digital Berbasis Blockchain, Singapura-Tiongkok Jajaki Peluang Kerjasama

Source link