PORTAL JEMBER – Apa yang menimpa seorang murid SMP asal China ini tidak hanya membuat kaget keluarganya, namun bisa juga menjadi peringatan keras bagi orang tua se-Indonesia Raya yang putra-putrinya akan kembali melakukan pembelajaran online per 13 Juli nanti.

Ya, betapa pembelajaran online di satu sisi bisa menjadi solusi saat dunia menghadapi pandemi seperti sekarang. Namun di sisi lain, sejumlah dampak buruk juga mengintai. Salah satunya, anak jadi terpapar gadget lebih lama bahkan bukan tidak mungkin akan kecanduan mengingat masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang cukup lama.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Semakin Dekat, Banyak Ibu Mulai Mengibarkan Bendera Putih pada Pembelajaran Online

Baca Juga:  Zenius Siap Lakukan Digitalisasi Guru, Begini Caranya

Belajar online bisa jadi alasan bagi anak terutama mereka yang sudah besar, usia SMP dan SMA misalnya. Seperti yang menimpa Xiaobin, 15 tahun. Seperti siswa kelas 9 lainnya, Xiaobin banyak beraktivitas di rumah selama lockdown sejak Februari lalu. Seluruh sekolah di China tutup dan memberlakukan pembelajaran daring.

Kepada media lokal, ibu Xiaobin mengatakan putranya menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar. Dikira belajar dan tak macam-macam, ia tak mengira Xiaobin kecanduan akut video game.

Persoalannya siswa SMP yang biasa disapa Xiaobin itu asyik bermain video game selama 22 jam sehari selama lockdown. Sang ibu mengaku awalnya menganggap bermain video game merupakan hal yang biasa.

Baca Juga:  Wamendag Sasar Game Online Menjadi Alternatif Produk Ekspor

Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh Diwacanakan Permanen, Netizen: Homeschooling Saja Sekalian

Keluarganya kaget saat mendapati Xiaobin tiba-tiba tidak dapat menggerakkan lengan dan tangan kirinya. Ia diketahui menghabiskan waktu 22 jam nonstop setiap hari bermain game komputer selama satu bulan.

Dikutip Galamedianews dari DailyMail, Jumat (10 Juli 2020) apa yang dialami Xiaobin pertama kali diungkap Nanning Television. Xiaobin diketahui menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiangbin Guangxi sejak insiden yang membuat sang ibu syok tersebut.

Source link