Bagi umat Muslim yang merindukan Mekah dan ingin mengunjungi langsung kota suci ini di tengah lockdown virus corona, kini bisa menonton video Virtual Reality untuk merasakan beribadah salat Tarawih selama Ramadan.

Mekah saat ini hanya mengizinkan salat Tarawih untuk para ulama karena pembatasan sosial virus corona.

Tetapi umat Islam akan dapat menghadiri doa secara digital berkat Wahi, video Virtual Reality (VR) yang dapat membawa mereka ke Mekah dari keamanan rumah mereka.

Dikutip dari Arab News, 11 Mei 2020, film berdurasi sembilan menit ini dibuat menggunakan enam kamera VR yang merekam ke segala arah. Rekaman itu kemudian diedit bersama untuk memberikan pandangan 360 derajat selama proses pascaproduksi.

Baca Juga:  Lepas Rindu ke Labuan Bajo dengan Travel via Virtual Reality di Jakarta

“Kacamata realitas virtual memberi Anda pengalaman penuh seperti mengunjungi langsung,” kata Almotaz Aljafri, sutradara film Saudi. “Anda bisa pergi ke segala arah, mengangkat kepala Anda atau menengok ke kanan. Ini memberi Anda lebih banyak informasi daripada video biasa.”

Para kru menerima dukungan dari pemerintah Arab Saudi, memberi mereka akses ke Mekah, serta penggunaan drone dan helikopter.

Film yang dibuat berdampingan dengan Pusat Media Baru di Kementerian Kebudayaan dan Informasi, tersedia di YouTube dan sekarang telah ditonton lebih dari 11 juta kali.

“Kami bersama dengan staf terkejut bulan lalu video ditonton lebih dari 8 juta orang dan kami menemukan bahwa alasannya pasti karena virus corona, film tersebut telah memberikan kesempatan kepada banyak orang yang sekarang tidak dapat pergi ke Masjid Agung di Mekah, untuk mengunjunginya melalui teknologi ini,” kata Aljafri.

Baca Juga:  Kemenristek Kembangkan Paspor Kesehatan untuk Kemudahan Perjalanan

“Saya percaya bahwa Wahi akan memungkinkan Anda untuk menjalankan semua ibadah Anda di bulan Ramadan dari rumah Anda.

“Anda dapat mengenakan kacamata untuk melihat dan berkeliling Masjidil Haram dan ada juga landmark bersejarah dan bahkan orang-orang yang mengunjungi Masjidil Haram secara pribadi mereka mungkin merasa sulit untuk mendekati tempat-tempat tertentu seperti Batu Hitam, area Tawaf, Anda sekarang dapat dengan mudah berkeliling di sekitar itu sesuai keinginan kapan saja,” ujar Aljafri.

Di tengah krisis kesehatan global, umat Islam harus menjalankan Ramadan dengan cara yang baru. Namun berkat teknologi baru, film seperti Wahi membantu mereka yang terhalang virus corona agar bisa melihat Mekah mirip dengan aslinya dari rumah mereka.

Baca Juga:  Guru SMP Negeri 29 Datangi Rumah Pelajar yang Tak Punya HP Android untuk Belajar Online - Medan Metro

Source link