Nadine_C

Ilustrasi Artificial intelligence

Beberapa pihak mengungkapkan bahwa adanya penurunan mengenai tren AI & Data Science di tahun 2020 akibat dari pandemi Covid-19.

Namun, perusahaan cloud computing besutan Jack Ma, Alibaba Cloud, tidak sepakat dengan pernyataan itu dan perusahaan ini justru mendapati tingginya permintaan akan kedua teknologi tersebut.

Yangqing Jia, Vice President of Alibaba Group, Senior Fellow of the Computing Platform BU, Alibaba Cloud Intelligence USA mengatakan bahwa permintaan akan adopsi teknologi AI berasal dari berbagai sektor, salah satunya sektor kesehatan atau medis.

“Medis merupakan salah satu sektor yang berkembang sangat cepat. AI sangat usefull karena bisa digunakan untuk mengatasi berbagai tantangan di dunia medis, seperti di situasi pandemi ini,” ujar Jia saat Alibaba Cloud Online Media Briefing (13/7). 

Baca Juga:  Kecerdasan Buatan Bantu Belajar Lebih Aktif

Jia pun memperkirakan bahwa ke depannya akan ada lebih banyak lagi perusahaan Indonesia yang mengadopsi teknologi AI.

“Dalam 5 tahun ke depan, mayoritas perusahaan di berbagai sektor akan mengadopsi AI ke dalam teknologi perusahaan mereka. Di manapun, perusahaan akan selalu memiliki pilihan untuk menjadi pioneer penggunaan teknologi, mengikuti tren teknologi, atau tertinggal oleh para pesaing dan pasar yang semakin dinamis, termasuk di Indonesia,” terang Jia.

Baca Juga: Adopsi Teknologi Cloud Merupakan Sebuah Keniscayaan bagi Perusahaan

Perkembangan Teknologi AI

Di era transformasi digital seperti saat ini, data merupakan sebuah kunci utama dan aset berharga bagi perusahaan.

Data sendiri erat kaitannya dengan teknologi-teknologi terkini, seperti AI misalnya. Berdasarkan penjelasan dari Alibaba Cloud sendiri, ada beberapa perkembangan dari teknologi AI.

Baca Juga:  Interconnect Data, Bawa Era Baru Data Analitik dan AI bagi Perusahaan

Pertama Vision AI, yang mampu menganalisis objek dalam gambar yang tertangkap, untuk menghasilkan keputusan hingga mengambil tindakan.

Kedua Speech recognition atau pengenalan ucapan, yang merupakan kemampuan yang dimiliki oleh mesin untuk mengindentifikasi kata dan frasa yang terdapat dalam bahasa lisan.

Ketiga Machine Translation, merupakan pemrosesan bahasa manusia oleh program komputer. Salah satu fungsinya adalah untuk Multi-lingual translation, kemampuan menerjemahkan berbagai Bahasa yang terprogram.

Terakhir Intelligent Business Decision, yang di mana banyaknya data yang didapat dari algoritme AI pada akhirnya dapat mempengaruhi perusahaan dalam mengambil keputusan.

Dalam kesempatan yang sama, Max Meiden Dasuki Head of Solutions Architect, Alibaba Cloud Indonesia mengatakan bahwa Alibaba Cloud terus berupaya untuk menyediakan layanan software dan services terbaik dengan bekerja sama dengan mitra lokal di Indonesia.

Baca Juga:  3 Kampus di Indonesia Gabung Program Pemberdayaan Talenta Digital Alibaba Cloud

“Teknologi AI dari Alibaba Cloud yang dapat memberikan intelegensi data dan menyajikan algoritme pintar untuk membaca atau mengolah data sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dapat menjadi solusi perusahaan yang ingin mempercepat transformasi digital mereka,” ujar Max.

Baca Juga: Menurut Canalys, Xiaomi Berhasil Pimpin Pasar TWS di Indonesia

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Source link