Address Bitcoin yang bersaldo senilai US$1 juta, naik 38 persen dalam beberapa hari terakhir, bertepatan dengan melonjaknya harga Bitcoin dari US$9 ribuan menjadi lebih dari US$11 ribuan per BTC.

“Dengan kenaikan baru harga Bitcoin baru-baru ini, jumlah address Bitcoin bersaldo setidaknya senilai US$1.000.000 telah melonjak sekitar 38 persen, menjadi sekitar 18.000 address,” sebut Glassnode, perusahaan peneliti blockchain, 30 Juli 2020 lalu.

Kendati jumlah address-nya bertambah dari 16 ribu menjadi 18 ribu, bukan berarti jumlah “orang kaya” secara personal juga sejumlah itu, melainkan sekadar representasi bahwa semakin banyak pihak yang membeli Bitcoin di address yang berbeda, baik menggunakan wallet pribadi ataupun wallet Bitcoin di bursa aset kripto.

Ini juga terkait dengan pembalikan tren, bahwa semakin banyak juga pengguna masuk kembali ke bursa aset kripto.

Ini pun menjadi sinyal kuat juga, bahwa akan ada aksi jual di level yang belum bisa dipastikan, ketika masuk tingkat overbought. [Decrypt/red]

Source link

Baca Juga:  Mei 2020 Halving Day Bitcoin, Harganya Diprediksi Bakal Melejit