Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Sekar Putih Djarot, menyatakan industri keuangan syariah nasional terus berkembang. Secara kelembagaan, produk keuangan syariah kini pun telah dapat dihadirkan melalui fintech peer-to-peer lending atau P2P Lending.

Dalam unggahan di media sosial Instagram resminnya, @ojkindonesia, disebutkan P2P Lending dengan menggunakan prinsip syariah tersebut sudah memperoleh fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 117/DSN-MUI/II/2018.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot menyampaikan bahwa kehadiran P2P lending syariah merupakan peluang strategis bagi industri keuangan syariah untuk memperluas layanan keuangan syariah. “Hal ini pun memudahkan masyarakat mendapat akses pembiayaan berbasis syariah,” katanya seperti dikutip dari postingan, Sabtu, 11 September 2021.

Baca Juga:  Fintech Grup Modalku Raih Rp 256 M dari Tiga Institusi Keuangan Asing

P2P Lending Syariah adalah layanan keuangan berdasarkan prinsip syariah yang mempertemukan atau menghubungkan pemberi dengan penerima pembiayaan dalam rangka melakukan akad pembiayaan dalam mata uang rupiah. Hal ini dilakukan secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

Bagi pemberi dana, manfaat yang akan diterima adalah alternatif portofolio investasi berbasis syariah dan berkontribusi memajukan UMKM yang didanai fintech P2P Lending Syariah.

Sementara bagi penerima dana, manfaat yang akan diterima adalah sumber permodalan yang cepat dengan imbal hasil kompetitif dan persyaratan yang lebih sederhana berbasis online.

Adapun, akad pembiayaan ini memenuhi prinsip keadilan (‘adl), kemaslahatan (maslahah), universal (alamiyah), keseimbangan (tawazun), dan tidak mengandung objek yang diharamkan. “Fintech P2P lending syariah pun telah mendapat fatwa MUI dan MUI. Tentunya juga terdaftar dan telah mendapat izin OJK,” papar OJK dalam postingan tersebut.

Baca Juga:  Dinilai punya peluang, pemain fintech berlomba hadirkan fitur investasi emas

Sumber: Tempo

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Mohon masukkan nama anda disini